Hal-hal yang menyebabkan sperma rusak

Oleh Nutrisi Untuk Bangsa 16 Jul 2018

Sahabat nutrisi,

Ada banyak faktor yang menyebabkan pasangan suami istri tidak segera mempunyai momongan. Bukan hanya dari pihak calon ibu, calon ayah pun harus memperhatikan kualitas spermanya. Kendati setiap hari seorang laki-laki menghasilkan jutaan sperma, namun ternyata ada faktor-faktor eksternal yang dapat memengaruhi kualitas dan jumlah sperma.

Berikut beberapa penyebab rusaknya sperma:

  • Sering mengenakan celana ketat. Bagi mereka yang memiliki pelebaran pembuluh darah vena di kantung zakar (varikokel), sebaiknya segera meninggalkan kebiasaan mengenakan celana dalam atau celana luar yang ketat. Gantilah dengan celana longgar atau boxer. Celana ketat dapat menurunkan kuantitas dan kualitas sperma. Periksakan diri ke dokter untuk memastikan apakah Anda memiliki varikokel.

  • Konsumsi alkohol dan rokok. Konsumsi alkohol dapat merusak fungsi hati, yang akan berdampak pada produksi sperma, baik kualitas maupun kuantitasnya. Sementara rokok dapat memperlambat gerakan sperma, dan merusak DNA serta menyebabkan disfungsi ereksi.

  • Radiasi dari telepon pintar. Jika Anda sering menyimpan telepon pintar di saku celana, segera hentikan kebiasaan itu. Karena, menurut seorang pakar kesuburan Profesor Gedis Grudzinskas dari St. George’s Hospital London, Inggris, panas dan radiasi elektromagnetik dari gawai itu dapat memengaruhi kualitas sperma.

  • Sering memangku laptop, pasalnya panas yang dihasilkan dari laptop dapat meningkatkan suhu testis yang dapat memengaruhi produksi sperma.

  • Berendam di air panas juga dapat menyebabkan penurunan produksi sperma. Karena untuk menghasilkan sperma, suhu testis harus 2 derajat celcius lebih rendah dari suhu tubuh normal.

  • Sinar X dan kemoterapi, serta

  • Terlalu lama naik sepeda motor, yang menyebabkan tekanan pada saraf di daerah testis, serta menimbulkan panas.

Sumber:Ayahbunda