Nutrisi sahur dan berbuka untuk si kecil

Oleh Nutrisi Untuk Bangsa 23 May 2018

Sahabat nutrisi,

Si kecil yang sedang belajar berpuasa membutuhkan asupan nutrisi yang seimbang, agar tetap sehat, dan dapat menjalankan ibadah puasa dengan lancar. Yang terpenting, proses tumbuh kembangnya tidak mengalami gangguan.

Berikan asupan gizi yang lengkap dan seimbang setiap sahur dan berbuka. Si kecil membutuhkan karbohidrat sebagai sumber energi utama, protein baik hewani maupun nabati. Dilengkapi dengan asupan vitamin dan mineral yang berasal dari sayur dan buah.

Jika dalam keadaan biasa, pemenuhan energi dan zat gizi melalui asupan makanan dan minumannya dapat dipenuh tiga kali sehari, selama bulan puasa perlu disesuaikan menjadi dua kali makanan utama dan dua kali selingan.

Anak berusia 1 sampai 6 tahun membutuhkan asupan energi dari makanan dan minuman sebesar 1.000 - 1.600 kalori dalam sehari. Ibu perlu merancang menu agar sesuai dengan kebutuhan anak, seperti menu sahur, makanan cemilan untuk berbuka, makan malam setelah buka puasa, dan makanan selingan sebelum tidur.

Tidak ada perbedaan jenis makanan yang biasa dikonsumsi sehari-hari, yang penting mengandung asupan energi dan zat gizi yang lengkap. Cairan dan serat perlu diperbanyak untuk agar si kecil tidak terancam dehidrasi, dan tidak mengalami kesulitan buang air besar.

Saat berbuka, upayakan mereka makan makanan selingan seperti kue-kue, kurma dan segelas air putih atau teh manis untuk mengganti cairan dan menambah gula darahnya.

Nikmati hidangan makan malam dengan santai agar perut tidak terkejut. Pastikan mereka mengonsumsi sayur-mayur

Sebelum tidur si Kecil dapat menyantap makanan selingan seperti kue atau buah dan segelas susu, agar dapat tidur nyenyak.

Sementara, saat sahur usahakan agar dapat disiapkan menu hidangan yang mudah dicerna (dikunyah dan ditelan dengan mudah) oleh si Kecil, semisal nasi dengan sup sayur campur bola2 daging cincang ataupun soto ayam serta segelas susu selain minum air putih saat mendekati waktu sahur.

Sumber: Bebeclub