Percobaan sains di rumah

Oleh Nutrisi Untuk Bangsa 19 Jun 2018

Sahabat nutrisi,

Sudah menjadi karakter anak-anak, terutama balita, untuk selalu ingin tahu. Mereka sangat suka mengutak atik mainan mereka, karena ingin tahu cara kerjanya.

Sebaiknya orang tua tidak marah melihat hal tersebut, namun justru mendampinginya dan menjelaskannya. Jika perlu ajak mereka terlibat dalam permainan sains dan teknologi di rumah. Percobaan-percobaan seperti ini membantu anak mengembangkan kemampuan berpikir yang logis dan krits.

Berikut beberapa contoh yang dapat dilakukan, bersama orang tua:

Percobaan di dapur, mengajak anak mempelajari perubahan warna dan reaksi kimia. Gunakan bahan-bahan dan perlengkapan yang ada di dapur, seperti kol ungu, baking soda, cuka, gelas dan sendok kayu. Caranya, kol ungu dibuat jus, diambil airnya dan dibagi ke dalam dua gelas. Campurkan baking soda ke dalam gelas pertama, dan cuka ke dalam gelas kedua. Akan terjadi perubahan warna pada kedua kelas tersebut, biru muda untuk cairan dari kol ungu yang dicampur baking soda, dan warna merah mudah untuk yang dicampur dengan cuka. Kemudian campurkan cairan yang terdapat di dalam kedua gelas tersebut, perhatikan reaksi si kecil ketika melihat gelembung-gelembung muncul sebagai reaksi kimia dari campuran kedua cairan itu.

Ajaklah dia mengenal angka dan jumlah. Cetaklah beberapa gambar menarik, misalnya berbentuk buah, binatang dan sebagainya, dan siapkan kerikil berwarna warni. Caranya, ayah atau ibu dapat menuliskan angka di setiap gambar, dan meminta anak menaruh kerikil sejumlah angka pada gambar. Ajak dia menghitung dengan suara keras.

Ajak si kecil mengenal bentuk dengan kue-kue atau camilan kesukaannya. Tunjuk dan sebutkan bentuk-bentuk lingkaran, kotak, segitiga, persegi dan sebagainya.

Belajar berhitung, gunakan bola sebagai alat bantu dan spidol permanen untuk menuliskan angka 0 - 10 di setiap sisi bola, berikan jarak pada setiap angka. Ajak si kecil bermain lempar tangkap bola. Mintalah dia menambahkan dua angka di hadapannya, misalnya 3 dan 5 menjadi 3 ditambah 5, dan menyebutkan hasilnya dengan suara lantang.

Membuat kompas atau alat penunjuk arah. Bahan-bahan yang diperlukan adalah mangkok yang diisi air, jarum, magnet dan gabus atau styrofoam yang dibentuk menjadi lingkaran kecil. Gesekkan jarum dengan magnet dengan gerakan searah beberapa kali agar jarum memiliki daya magnet. Letakkan di atas gabus, dan biarkan mengapung di dalam mangkok berisi air. Jarum akan berputar menunjukkan arah utara selatan. Tandai bagian mana yang menunjuk ke arah utara dan yang menunjuk ke arah selatan, putar-putar mangkok dan jarum akan mengikuti.


Sumber:The Asian Parent