Trik agar balita mau makan sayur

Oleh Nutrisi Untuk Bangsa 04 Dec 2017

Sahabat nutrisi,

Balita menolak mengonsumsi sayur, bukan hal yang istimewa. Hampir semua orang tua pernah mengalami masalah ini.

Kendati tidak perlu merasa terlalu khawatir, namun orang tua harus terus berusaha agar anak mengonsumsi sayur. Bagaimanapun sayur mengandung nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti asupan vitamin dan mineral.

Orang tua harus bersikap tegas, namun hindari memberi sogokan agar anak memahami pentingnya mengonsumsi sayur.

Sophia Komninou, seorang ahli gizi anak dari Swansea University, dilansir dari Newsweek, memberikan beberapa kiat agar anak terbiasa makan sayur, seperti:

  • Sejak hamil, makanlah sayur. Ini merupakan pembentukan selera makan awal, dimulai sejak anak di dalam kandungan. Dan bulan-bulan pertama kehidupan anak sangat penting untuk membentuk kebiasaannya.
  • Sajikan sayuran sesering mungkin, jadikan menu sayuran sebagai menu sehari-hari. Jika pada kesempatan pertama tidak berhasil membuat anak mengonsumsi sayuran, cobalah lagi. Biasanya orang tua menyerah ketika anak tetap menolak sayur pada tawaran ke tiga atau lima kali. Padahal menurut sebuah survei, balita biasanya baru mau mengonsumsi sayur setelah dibujuk sampai 15 kali.
  • Hidangkan sayur apa adanya, jangan disembunyikan. Menurut Komninou, menyelipkan sayur di antara makanan lain agar anak tidak melihat bentuknya bukan merupakan cara yang baik. Justru sangat penting memperkenalkan sayur pada anak, dengan seluruh indera mereka. Menyembunyikan sayur juga dapat membuat anak merasa dibohongi.
  • Orang tua harus menunjukkan kesukaan terhadap sayur. Bukankah anak adalah peniru ulung?
  • Ajak mereka menyiapkan makanan, agar mereka mengetahui apa yang akan mereka makan. Kegiatan seperti ini biasanya dapaat meningkatkan nafsu makan mereka.
  • Biasakan makan bersama seluruh keluarga agar anak mengenal kebiasaan-kebiasaan di keluarga. Termasuk kebiasaan makan sehat.