Cara Mengurangi Nyeri Melahirkan Dari 7 Negara

Oleh Nutrisi Bangsa 05 Feb 2014

Sahabat nutrisi,

Setiap ibu di dunia ini akan merasakan hal yang sama ketika akan melahirkan buah hatinya, yaitu kecemasan akan merasakan nyeri. Terutama bagi ibu yang baru pertama kali melahirkan.

Proses melahirkan adalah sebuah misteri. Dan setiap orang akan memiliki pengalaman yang berbeda dan unik.

Ternyata, setiap budaya memiliki cara unik untuk membuat para calon ibu lebih tenan dalam menjalani proses melahirkan.

Berikut 7 kebiasaan unik dari berbagai negara, untuk mengurangi rasa nyeri melahirkan:

1. Swedia: berciuman. Cinta ayah dan ibu lah yang kemudian menghadirkan seorang bayi. Oleh karena itu, petugas kesehatan yang biasa membantu proses melahirkan di Swedia menyarankan untuk berciuman selama kontraksi, sebagai perwujudan cinta ayah dan ibu. Perlu diketahui juga, Swedia adalah salah satu negara yang paling aman untuk membesarkan anak.

Menurut Saija Stenman, seorang instruktur yoga, berciuman, saling menyentuh, saling berpegangan tangan akan meningkatkan hormon cinta sehingga dapat membantu ibu merasa rileks dan tidak terlalu merasakan nyeri.

2. Norwegia: tusuk jarum. Para bidan di Norwegia biasanya menyarankan untuk melakukan tusuk jarum pada ibu dengan kehamilan sehat, namun mengalami kesulitan dalam persalinan. Teknik ini juga dilakukan di Jepang, Skandinavia dan Selandia Baru.

3. Jepang: terapi permen. Karena ditakutkan dapat menyebabkan komplikasi persalinan, maka penggunaakn suntikan epidural dan pereda nyeri lainnya tidak disarankan. Sebagai gantinya, ibu disarankan untuk mengonsumsi permen, jika rasa sakit sudah tidak tertahankan. Selain untuk mengalihkan perhatian, gula yang terdapat dalam permen bermanfaat untuk menambah energi selama persalinan.

4. Inggris: senam perut. Jika dilakukan secara rutin, senam perut sangat efektif menguatkan otot-otot di perut dan pervis, dan dapat mengurangi nyeri persalinan. Tentu saja senam perut yang sudah dimodifikasi untuk ibu hamil.

5. Belanda: hidroterapi. Ternyata, hampir sepertiga proses melahirkan di Belanda dilakukan di rumah. Salah satu cara untuk mengurangi rasa nyeri adalah dengan hidroterapi, baik di dalam kolam air hangat, maupun di bawah shower. Air hangat dipercaya membuat tubuh rileks dan merangsang hormon endorfin yang merupakan pereda nyeri alami.

6. Eslandia: rebozo. Rebozo adalah secarik kain yang digunakan para bidan di Eslandia untuk membantu ibu melahirkan. Penggunaann ya adalah sebagai berikut: rebozo dililitkan di sekitar panggul dan bokong, kemudian menggoyangkannya pelan-pelan setiap kali kontraksi. Gerakan ini diyakini dapat membuat ibu rileks dan membantu bayi menemukan jalan lahir.

7. Kanada: meditasi. Diyakini, ibu yang melakukan meditasi dan teknik rileksasi secara rutin akan merasakan lebih sedikit rasa sakit, bahkan melahirkan secara bahagia. Juga diharapkan memiliki visualisasi terhadap proses melahirkan yang lancar dan nyaman, sehingga mengurangi nyeri.

Nah, menarik ya untuk dicoba.

 Sumber: Kompas Health