Hypnobirthing, Melahirkan Tanpa Sakit

Oleh Nutrisi Bangsa 23 Jan 2012

Seharusnya, peristiwa melahirkan adalah suatu pengalaman yang membahagiakan bagi seorang ibu.

Akan tetapi, yang lebih sering dibicarakan adalah rasa sakit karena melahirkan, terutama pada proses melahirkan normal.

Hal ini yang menyebabkan banyak calon ibu yang merasa ketakutan untuk melahirkan bayinya, sekali pun sebenarnya rasa sakit itu lebih bersifat asumsi.

Seorang ginekolog Dr. Grantly Dick-Read, lewat buku Childbirth Without Fear yang ditulisnya pada 1944, memperkenalkan hypnobirthing.

 Hypnobirthing membuat proses melahirkan normal menjadi nyaman dan tidak mengerikan.

Selanjutnya, hypnobirthing dikembangkan oleh Marie F. Mongan, pendiri HypnoBirthing Institute.

Bukan Hipnotis

Meski mengandung kata ‘hypno’ yang merupakan kependekan dari ‘hypnotic’, hypnobirthing bukan membuat ibu hamil dihipnotis sehingga tak sadar dirinya melahirkan.

Hipnotis yang dimaksud dalam hypnobirthing adalah menanamkan sugesti positif saat otak berada dalam kondisi rileks.

Faktor Psikologis

Seperti yang sudah disebutkan di atas, melahirkan adalah peristiwa alami yang mestinya membahagiakan. Hanya saja mitos-mitos tentang sakit yang terlalu berlebih telah membuat calon ibu ketakutan untuk melahirkan

Sehingga ketakutan yang berlebih itu menyebabkan stress, ketegangan dan kepanikan yang justru membuat otot-otot menjadi kaku, dan justru mempersulit proses melahirkan. Hal ini juga yang menyebabkan banyaknya permintaan operasi Caesar.

Padahal, melahirkan secara alami lebih aman, sehat dan nyaman bagi ibu dan bayi. Yang dibutuhkan adalah latihan supaya rileks saat melahirkan, salah satunya dengan metode hypnobirthing itu.

Menjaga Tetap Sadar

Hypnobirthing sebenarnya justru menjaga agar calon ibu tetap sadar. Memang menjelang persalinan ada kontraksi yang rasanya sakit.

Akan tetapi perlu disadari bahwa kontraksi ini berguna, sangat membantu ibu dan membantu bayi untuk menemukan jalan keluar. Kalau si ibu tegang, jalan lahir akan menjadi kaku, membuat bayi juga sulit keluar, dan ibu akan mengalami kesakitan.

“Yang terbaik adalah sambil mengejan mengikuti tekanan kepala bayi. Proses persalinan menjadi lebih cepat dan nyaman. Kalau si ibu banyak menjerit histeris atau teriak-teriak, justru membuang banyak energi,” Lanny Suwandi seorang pakar hypnobirthing menjelaskan. Lebih baik energi untuk teriak ini disalurkan untuk mengejan, sehingga bayi menjadi lebih mudah keluar.

Latihan rileksasi

Menurut Lanny salah satu contoh latihan rileksasi adalah dari otot kaki hingga kepala dibuat rileks, dengan cara mengendurkannya. Kemudian dilanjutkan dengan mengatur napas secara perlahan. Kedua mata diarahkan pada satu titik di langit-langit yang akhirnya membuat mata si ibu terpejam, sambil mendengarkan musik yang mendukung suasana rileks.

Dalam kondisi rileks itulah masukkan program positif. Ucapkan dalam hati secara pelahan dan sadar, “Saya dan janin saya akan tumbuh sehat. Dan saat persalinan saya menghadapinya dengan tenang.”¬†

Latihan ini dilakukan terus-menerus sampai menjelang kelahiran.

Perlu diingat, dalam memasukkan program positif hindari kata “tidak” supaya efektif. Misalnya, hindari kata “tidak sakit” menjadi “nyaman”.

Sedangkan jenis musik yang dipakai bisa disesuaikan dengan kebutuhan si ibu yang bisa membuat hatinya tenang dan nyaman.

Jika ibu telah mahir berlatih hypnobirthing, ia bisa berkomunikasi langsung dengan calon bayinya agar si ibu lebih merasakan ikatan batin dan emosi terhadap janin.

Hypnobirthing melibatkan relaksasi yang mendalam, pola pernapasan lambat, dan cara melepaskan endorfin dari dalam tubuh (relaksan alami tubuh) yang memungkinkan calon ibu menikmati proses kelahiran yang aman, lembut, cepat, dan tanpa proses pembedahan.

Terapi ini mengajarkan para ibu untuk memahami dan melepaskan sindrom rasa takut-tegang-sakit yang seringkali menjadi penyebab kesakitan luar biasa dan ketidaknyamanan selama proses kelahiran.

Dalam hypnobirthing, rasa sakit adalah hal yang wajar dan dibutuhkan saat melahirkan normal. Yang dihilangkan adalah rasa takut dan tegang, yang akan membuahkan proses kelahiran yang lebih mudah dan bebas stres.

Sumber: http://intisari-online.com/mobile/read/hypnobirthing-melahirkan-tanpa-rasa-sakit