Nutrisi Penting Di Trimester 1

Oleh Nutrisi Bangsa 14 Feb 2013

Sahabat nutrisi,

Pada kehamilan trimester pertama, makanan bergizi sangatlah penting. Tidak hanya sekedar mengenyangkan, melainkan juga harus bergizi.

Proses pembentukan otak, sistem saraf, jantung dan organ-organ reproduksi terjadi di trimester pertama.

Oleh karena itu, ibu harus memenuhi kebutuhan nutrisi di trimester 1 ini.

Yuk, kita simak, apa saja kebutuhan nutrisi setiap minggunya.

Minggu 1 sampai minggu ke-4

Karena kebutuhan kalori ibu bertambah 170 kalori, maka ibu harus mengonsumsi makanan berkalori tinggi. Konsumsilah minimal 2000 kkal per hari Tujuannya agar tubuh menghasilkan cukup energi yang diperlukan janin yang sedang terbentuk dengan pesat.

Karbohidrat dapat diperoleh dari aneka sumber seperti nasi, mi, roti, sereal, pasta dan lain-lain. Lengkapi juga dengan sayuran, buah-buahan, daging, ikan, dan sebagainya.

Pada minggu 1 sampai ke-4 ini, terjadi pembentukan cikal bakal organ tubuh janin.


Minggu ke-5

Morning sickness biasanya mulai dirasakan pada minggu ke-5. Sekalipun dilanda mual dan muntah, ibu tetap harus makan, dalam porsi kecil tapi sering.

Berikut adalah contoh porsi yang dapat dikonsumsi per hari:
- Roti, sereal, nasi 6 porsi
- Buah 3 - 4 porsi
- Sayuran 4 porsi
- Daging dan sumber protein lainnya 2 - 3 porsi
- Susu atau produk olahannya 3 - 4 porsi
- Camilan 2 - 3 porsi

Pada minggu ke-5 ini, janin sudah berukuran 1,25 mm dan cikal bakal liver sudah tampak.

Minggu ke-7

Di minggu ke-7 ini, calon kedua lengan sudah mulai tampak, bentuknya seperti sirip ikan. Saat ini pembentukan tulang rangka tubuh janin sedang berlangsung, oleh karena itu, ibu harus mengonsumsi aneka jenis makanan berkalsium tinggi.

Ibu perlu mengonsumsi kalsium sebanyak 1000 mg per hari, yang dapat diperoleh dari 3/4 cangkir keju, 1 ons keju parmesan, 1,5 ons keju cheddar, puding susu atau custard 1 cangkir, susu full cream , atau 1 cangkir yoghurt.

Minggu ke-9

Kebutuhan asam folat sebanyak 0,6 mg per hari tidak boleh dilupakan. Asam folat, yang berperan dalam pembentukan sistem saraf pusat, dapat ditemukan di hati, kacang-kacangan telur, sayuran berwarna hijau tua, apel serta aneka produk whole grain.

Ibu juga perlu mengonsumsi vitamin C yang berguna untuk pembentukan jaringan tubuh janin, penyerapan zat besi dan mencegah pre-eklampsia. Vitamin C dapat diperoleh pada aneka buah-buahan.

Mulai terlihat 2 lekukan di kepala janin yang kelak akan menjadi rongga mata, sementara kedua tunas lengannya mulai memanjang.


Minggu ke-10

Di minggu ke-10 ini, janin mulai tampak berbentuk manusia, hanya dalam ukuran mini alias sangat kecil.

Inilah saatnya ibu memperbanyak konsumsi protein untuk memperoleh asam amino untuk pembentukan otak janin, juga kolin dan DHA untuk membentuk sel otak baru.

Kolin dapat diperoleh dari susu, telur, kacang-kacangan, daging sapi dan roti gandum. Sementara DHA dapat diperoleh dari ikan, kuning telur, produk unggas, daging dan minyak kanola.

Minggu ke-12

Ibu harus memenuhi kebutuhan sejumlah vitamin, yaitu vitamin A, B1, B2, B3, dan B6 yang semuanya untuk membantu proses tumbuh kembang. Vitamin B12 untuk pembentukan sel darah baru, vitamin C untuk penyerapan zat besi, vitamin D untuk pembentukan tulang dan gigi serta vitamin E untuk metabolisme.

Jangan lupa juga untuk mengonsumsi zat besi, yang berguna berguna untuk memproduksi sel darah merah.

Di minggu ke-12 ini, jantung janin mulai berdenyut.

Selain kebutuhan nutrisi tersebut, ibu hamil harus menjauhi stress dan hidup bahagia. Stress pada ibu hamil ternyata dapat mempengaruhi perkembangan mental bayi.