Haru Biru 7-Bulanan

Oleh Lisa Trisnawati 12 Feb 2014

Dear Diary,

 Awalnya saya kurang berminat untuk datang ke acara tujuh bulanan Caca, sahabat SMA saya. Faktor utamanya karena jarak yg cukup jauh. Saya pikir nanti saja lah kalau sudah lahiran.

Tapi pikiran saya medadak berubah saat Merry, teman kami yg kebetulan tinggal berdekatan dengan Caca, cerita tentang kebingungan Caca.

Caca memang tengah dilanda kebingungan. Bukan karena ini karena kehamilan pertamanya, tapi lebih karena Caca tak punya referensi tentang apa yg harus ia persiapkan atau lakukan. Saya baru ingat, belum genap satu bulan, sang Bunda berpulang.

Masih ingat di benak saya, isak tangis Caca saat kami menghadiri pemakaman sang Bunda. Ah bodohnya saya, sampai lupa dengan kejadian itu!

Kami kemudian mencoba membantu Caca. Mulai dari menyiapkan rujak, aneka makanan, hingga bingkisan untuk sanak saudara. Meski di tengah-tengah acara, Caca sempat menangis karena rindu sang Bunda, kami lega saat melihat raut wajah bahagia Caca di akhir acara.

Buat saya ini bukan sekedar acara tujuh bulanan, ini bukti indahnya persahabatan, indahnya tradisi, dan indahnya cinta antara Ibu dan anak.

Saat ini, bayi perempuan Caca sudah lahir. Cantik dan sehat!

Semoga cepat nular ke saya… Amiiin :))

#ngarepcepathamil