Hasil Penelitian Terkait

Pengembangan produk kami juga didasari pada hasil-hasil studi terkini pada ibu dan anak di Indonesia yang kami miliki dari berbagai sumber terpercaya. 

Ibu Hamil dan Menyusui

 

Dalam setiap 100.000 kelahiran hidup, 359 orang ibu meninggal dunia ketika melahirkan atau karena sebab-sebab yang berhubungan dengan kehamilan.

(Sumber: SDKI 2012)

Banyak ibu hamil di Indonesia mengalami kekurangan protein dan zat gizi mikro yang bisa mempengaruhi tumbuh kembang sang janin dan kesehatan sang ibu. Hasil studi yang dilakukan oleh Sarihusada bersama Southeast Asian Food & Agricultural Science & Technology Center (SEAFAST) di Bogor (2011) menemukan fakta bahwa sebanyak 1 dari 4 wanita usia subur kekurangan protein dan asupan multi mikronutrient,  6 dari 10 wanita hamil mempunyai asupan protein dan beberapa zat gizi mikro yang terlalu rendah dan 1 dari 3 wanita menyusui kekurangan protein dan asupan multi mikronutrient

(Sumber: Study SEAFAST Center IPB, 2011, di Bogor)

Anak

Masalah stunting (kuntet) menjadi persoalan yang serius di Indonesia. Terdapat 37,2% balita di Indonesia mengalami stunting yang dapat mengganggu proses tumbuh kembang mereka.
(Sumber: RISKESDAS 2013)

Dewasa ini, permasalahan gizi masih menghantui. Bukan hanya gizi kurang saja, gizi lebih pun juga menjadi persoalan yang harus dihadapi. Mengutip data hasil riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 menunjukan bahwa prevalensi obesitas pada usia balita adalah 11,9% dan prevalensi gizi kurang pada balita adalah 19,6%.
(Sumber: RISKESDAS 2013)

 Kebutuhan Khusus

Bayi BBLR (berat badan lahir rendah) ialah bayi baru lahir yang berat badannya saat lahir kurang dari 2500 gram. Prevalensi bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) di Indonesia mencapai 10,2%

(Sumber: RISKESDAS 2013)

15,5% bayi lahir di Indonesia mengalami prematur

(Sumber: Blancowe, et al (2012). National, regional, and worldwide estimates of oreterm birth rates in the year 2010 with time trends since 1990 for selected countries: a systematic analysis and implication. Lancet 2012;379;2162-72)

 

0,5% - 7,5% dari total anak Indonesia di bawah 1 tahun memiliki alergi protein susu sapi

(Sumber: Disarikan dari materi "Alergi pada Anak, Dr Anang Endaryanto, Sp.A (K))

 

 

 

Pendekatan Penelitian

Sarihusada bertujuan menciptakan produk berkualitas tinggi dan teruji secara ilmiah serta untuk mendukung pemenuhan nutrisi yang baik di awal kehidupan bagi anak-anak Indonesia.

Selengkapnya

Komitmen Kami

Komitmen Sarihsada adalah dukungan kami untuk memenuhi nutrisi di awal kehidupan.

Selengkapnya

Pusat Riset Kami

Sarihusada sebagai bagian dari Danone Early Life Nutrition memiliki 3 pusat riset internasional.

Selengkapnya

Jajaran Peneliti

Produk Sarihusada diformulasikan oleh para peneliti yang handal dan inovatif untuk mengembangkan nutrisi terbaik bagi kesehatan ibu dan anak.

Selengkapnya