Makanan Pendamping - Air Susu Ibu
Kini sudah saatnya buah hati Bunda mendapatkan makanan padat pertamanya
(MP - ASI)
MP - ASI (Makanan Pendamping - Air Susu Ibu) adalah makanan atau minuman selain ASI yang mengandung nutrisi yang diberikan kepada bayi setelah bayi siap atau berusia 6 bulan.
Tanda-tanda bayi siap menerima Makanan padat pertamanya:
Kesiapan Fisik
- Refleks muntah telah sangat berkurang atau sudah menghilang
- Keterampilan oromotor, dari hanya mampu menghisap dan menelan yang cair menelan makanan yang lebih kental dan padat. Mampu memindahkan makanan dari bagian depan ke bagian belakang mulut
- Mampu menahan kepala tetap tegak
- Duduk tanpa/hanya dengan sedikit bantuan dan mampu menjaga keseimbangan badan
Kesiapan Psikologis
- Bayi akan memperlihatkan perilaku makan lanjut
- Dari reflektif ke imitatif
- Lebih mandiri dan eksploratif
- Pada usia 6 bulan bayi mampu menunjukkan keinginan makan dengan cara membuka mulutnya
- Menunjukkan rasa lapar dengan memajukan tubuhnya ke depan/ke arah makanan
- Bila tidak berminat pada makanannya atau kenyang, bayi akan menarik tubuh ke belakang/menjauh
Beberapa nutrisi yang perlu menjadi perhatian ibu:
ENERGI
Pada usia 6 bulan, Jumlah energi yang disediakan oleh ASI tidak dapat mencukupi kebutuhan energi bayi.

ZAT BESI
Kebutuhan zat besi bayi meningkat 14 kali lipat pada usia penyapihan ini

Cara mengenalkan makanan baru
- Hidangkan dalam jumlah kecil
- Kenalkan bayi/anak dengan makanan baru berulang kali (10 - 15x), ada baiknya untuk yang pertama kali menggunakan piring orangtua (Rigal N, 2002; Carruth et al. 2004).
- Letakkan makanan dekat anak sehingga mudah dijangkau tanpa menawarkannya.
- Anak biasanya lebih mau mencoba makanan baru bila ditemani dan diawasi
- Mereka cenderung untuk mengatakan 'tidak' secara otomatis bila ditawari sesuatu makanan
- Tunjukkan perasaan tetap senang dan tidak menawarkan makanan baru sampai rasa 'takut' anak mereda dan anak menunjukkan minat terhadap makanan baru tersebut.
- Bila pemberian makanan baru ini menyebabkan anak mau muntah/muntah:
- Singkirkan makanan tersebut dan coba makanan lain yang mirip dengan makanan yang ingin dicobakan tersebut
- Campurkan sedikit makanan baru ke dalam makanan yang disukainya, bertahap makin banyak.
- Orangtua tetap harus tenang dan rileks menghadapi asupan makanan anak
Contoh Jadwal Pemberian Makan si Buah Hati
(Ibu bisa menggantinya dengan makanan lain yang sudah dapat diberikan sesuai usianya)

Makanan yang sebaiknya dihindari untuk bayi usia 0 – 1 tahun

|
Usia (bulan)
|
Keterampilan mulut
|
Keterampilan tangan dan tubuh
|
Keterampilan dan Kemampuan Makan
|
|
6 – 9
|
- Mulai dapat mengontrol makanan dalam mulut
- Bisa melakukan gerakan mengunyah ke atas dan ke bawah |
- Dapat duduk sendiri tanpa ditopang
- Gerakan mata mengikuti makanan
-Dapat menggunakan jempol dan jari telunjuk untuk mengangkat benda |
- Dapat makan makanan yang dihaluskan
- Sudah bisa makan menggunakan sendok - Mulai dapat minum dengan gelas
- Mulai dapat makan dengan menggunakan tangan |
|
8 – 11
|
- Dapat memindahkan makanan (di dalam mulut) ke kiri dan ke kanan
- Dapat menyesuaikan bibir dengan bentuk lengkung gelas
- Mulai dapat mengunyah dengan lebih sempurna - |
- Duduk sendiri dengan mudah
- Dapat memindahkan objek dari tangan ke mulut |
- Mulai bisa makan potongan kecil dari makanan yang lunak
- Mulai bereksperimen makan sendiri dengan sendok
- Minum dari gelas |
|
10 – 12
|
- Mengunyah dengan sempurna
|
- Mulai bisa mengarahkan sendok ke mulut
- Mulai memegang gelasnya sendiri
- Koordinasi mata-tangan-mulut sudah bagus
|
- Sudah dapat makan potongan kecil dengan konsistensi lunak dari makanan keluarga - Mulai makan sendiri dengan sendok |
Prinsip Dasar Pemberian Makan Bayi dan Batita
- Jadwal makan termasuk snack teratur dan terencana
- Lama makan maksimum 30 menit
- Diantara waktu makan hanya boleh mengonsumsi air putih
- Tidak dipaksa meskipun hanya makan 1-2 suap
- Jangan memberikan makanan sebagai hadiah
- Tidak sambil bermain atau nonton televisi
- Porsi kecil
- Jika 15 menit bayi menolak makan, mengemut, hentikan pemberian makan
- Bayi distimulasi untuk makan sendiri
- Membersihkan mulut hanya setelah makan selesai
Bagaimana Menilai Kecukupan Pemberian Makan pada Bayi & Anak?