Tanya Ahli

Kirimkan pertanyaan Anda seputar gizi ibu dan anak, yang akan dijawab oleh Tanya Ahli SGM.

Pentingnya Peran Ibu Untuk Anak

Oleh Rizky Novianto 21 Oct 2013

Pentingnya Peran Ibu Untuk Anak

 

Ibu, julukan itu sudah sakral sekali bagi anak di karenakan seorang ibu yang telah melahirkan anak dari rahimnya dengan susah payah. Untuk itulah ibu mempunyai ikatan yang kuat dengan seorang anak. Karena ikatan yang kuat tersebut ibu di anggap mempunyai peran penting di dalam keluarga dalam perkembangan anak dari segala bidang. Walaupun ada sekolah tapi sekolah merupakan sebuah pelengkap untuk perkembangan anak . Untuk itu yang berperan utama dalam pendidikan anak adalah ibu. Untuk itu ibu di tuntut untuk mendidik anak supaya menjadi anak yang bisa di banggakan sebagai pemimpin kecil untuk kedepannya. Saat punya anak usahakan anak tidak di asuh oleh pembantu karena belum tentu anak mendapatkan pendidikan yang layak dari pembantu. Usahakan juga kalau punya pekerjaan di tinggalkan saja dulu untuk mengurus anak. Karena yang terpenting adalah buah hati supaya anak tetap dalam pengawasan. Nanti setelah anak sudah cukup usia untuk menjaga diri baru bekerja lagi.

Di dalam mendidik anak ada beberapa aspek yang perlu di kembangkan dalam mendidik anak yang di lakukan dengan pengawasan langsung dari ibu. Supaya apa bila terjadi penyimpangan yang di lakukan anak. Ibu dapat membenahinya dan menjelaskan yang benar, karena anak belum punya kemampuan untuk menentukan sesuatu baik atau buruk untuk dirinya pada batas usia tertentu.

Ada bermacam hal yang bisa di ajarkan untuk mendidik anak

1. Mendidik anak untuk di siplin

            Mendidik anak untuk mempunyai ke disiplinan adalah hal yang penting karena ke disiplinan dapat membuat anak patuh, teratur, dan mandiri. Dengan melatihnya bertahap bagaimana disiplin itu anak akan terbiasa untuk melakukannya ke depannya baik di sekolah ataupun di lingkungan sekitar. Jangan terlalu memanja anak karena itu bisa menjadi kebiasaan. Usahakan membuat disiplin dengan bertahap dari membuat pengertian bagaimana itu disiplin dan melatihnya dengan bertahap sampai anak mempunyai disiplin diri.

Contoh : Membiasakan anak untuk bangun pagi walaupun pada saat liburan dan belajar pada jam belajar yang telah di tentukan sebelumnya.

2. Mendidik anak untuk kreatif

            Membuat anak kreatif adalah hal yang penting untuk mengembangkan pikirannya dari waktu ke waktu. Untuk mencerdaskan pikirannya supaya dapat menyelesaikan masalah yang di alami ke depannya secara kreatif dan mengembangkan pola pikirnya.

Contoh : Melatih anak untuk membuat origami

3. Mendidik anak tentang moral dan etika

            Moral dan etika adalah cara mengatur anak supaya tahu sopan santun dalam berinteraksi dengan orang lain ataupun bertingkah laku baik di dalam keluarga maupun lingkungannya supaya membuat anak dapat menghargai orang lain.

Contoh : Memberikan salam dan ketuk pintu saat memasuki rumah

4. Mendidik anak untuk berimajinasi

Membuat anak berimajinasi adalah cara yang tepat supaya anak mempunyai ide-ide baru dalam menghadapi sesuatu atau memecahkan sebuah masalah yang belum pernah di hadapinya.

Contoh : Mengenalkan seni seperti membawa anak ke museum lukisan

5. Mengenalkan agama

            Agama adalah landasan untuk anak berbuat baik dalm kehidupan, jadi ajarkan anak agama sejak usia dini supaya anak tahu baik dan buruk serta sebagai landasan keyakinan untuk hidup.

Contoh : Mengajari anak untuk berdoa sesuai agama yang di anut

Selain mendidik anak dengan aspek yang ada di atas ibu juga bisa mendidik anak dengan hal yang lain yang di rasa perlu. Tidak lupa juga untuk mancarikan sekolah formal maupun informal supaya anak dapat mengenal lingkungan lain dan lebih mengembangkan anak, terlebih dalam hal ilmu pengetahuan. Tak kalah penting adalah menyediakan sarana dan prasarana yang di butuhkan anak untuk mengembangkan bakat yang ada. Dan jangan lupa asupan gizi untuk anak adalah hal yang penting.

Ibu adalah faktor terpenting dalam perkembangan anak maka di perlukan ibu yang bersungguh-sungguh dalam mendidik buah hatinya. Supaya anak menjadi pemimpin yang dapat di banggakan ke depannya.

#LombaBlogNUB