Tanya Ahli

Kirimkan pertanyaan Anda seputar gizi ibu dan anak, yang akan dijawab oleh Tanya Ahli SGM.

AYO PEDULI KESEHATAN BUNDA DAN SI BABY

Oleh Nurhayati 29 Feb 2012

Akhir-akhir  ini banyak sekali ibu hamil yang merasa ‘CUEK’ dengan  kesehatan tubuhnya maupun kesehatan si bayi yang ada dalam kandungannya. Apalagi ditambah oleh keadaan ekonomi yang semakin membuat para ibu hamil hampir TIDAK PEDULI dengan asupan nutrisi untuk si buah hati dalam kandungannya.
Contohnya di Jakarta, tiga dari lima atau sekitar 60% wanita usia subur memiliki kadar folat kurang dari kadar folat ideal. Padahal, folat penting untuk mengurangi risiko terjadinya neural tube deffects (cacat lahir pada otak dan tulang belakang), sindrom down, bibir sumbing, dan cacat lahir pada bayi. Bagi ibu, folat mengurangi risiko anemia megaloblastik dan menurunkan kadar homosistein dalam darah yang bepengaruh pada berkurangnya risiko preeklamsia. Eklamsia dan preeklamsia merupakan tiga besar penyebab tingginya angka kematian ibu melahirkan di Indonesia selain perdarahan dan infeksi.
Oleh karena itu sangat penting bagi si ibu hamil untuk mengetahui makanan apa saja yang harus dikonsumsi selama masa kehamilan agar nutrisi yang dibutuhkan oleh si bunda dan si baby terpenuhi. Beberapa nutrisi yang diperlukan oleh ibu hamil diantaranya folat (vitamin B9), kalsium, zat besi, piridoksin (vitamin B6), vitamin D, dan sianokobalamin (vitamin B12). Sedangkan nutrisi yang dibutuhkan bagi janin dalam kandungan diantaranya DHA, gangliosida (GA), folat, zat besi, FE, EFA, dan kolin.
Selama kehamilan, diharapkan adanya peningkatan berat badan si ibu hamil sebesar :
  • 7 – 11,5 kg bagi mereka dengan berat badan > 65 kg saat mulai hamil.
  • 12 – 15 kg bagi mereka dengan berat badan 45 – 65 kg saat mulai hamil
  • 12,5 – 18 kg bagi mereka dengan berat badan < 45 kg saat mulai hamil
 
 
TRIMESTER KEHAMILAN
Pada kehamilan Trimester I ( minggu 1 - 13 ), kebutuhan gizi masih tetap seperti biasa
Pada kehamilan Trimester II ( minggu 13 - 26 ), dimana pertumbuhan janin cepat, si ibu memerlukan tambahan kalori ± 285  dan protein lebih tinggi dari biasa menjadi 1,5g/kg Berat Badan
Pada kehamilan Trimester III ( minggu 27 - lahir ), kalori sama dengan trimester II tetapi protein naik menjadi 2g/kg Berat Badan
 
NUTRISI PENTING SELAMA KEHAMILAN
Seiring pertambahan usia kandungan, maka kebutuhan gizi ibu hamil akan meningkat, terutama setelah memasuki kehamilan trimester kedua. Sebab pada saat itu, pertumbuhan janin berlangsung pesat - terutama perkembangan otak dan susunan syaraf ? dan membutuhkan asupan gizi yang optimal.
Setelah mengetahui status gizi si ibu hamil, barulah sekarang kita menginjak ke pokok pembahasan yaitu menghitung kebutuhan nutrisi si ibu hamil. Wanita hamil membutuhkan sebesar 2485 kalori per hari, yang terdiri dari :
  1. Karbohidrat : Karbohidrat merupakan sumber tenaga/energi (1g karbohidrat = 4 kalori energi), kegunaan lainnya yaitu menjaga kesehatan jaringan saraf dan penting dalam pembentukan sel darah merah.
Kebutuhan : lebih kurang 1292 kalori atau sama dengan 323 gram karbohidrat (sekitar 5 piring nasi).
Sumber karbohidrat antara lain, nasi, mie, kentang, roti, gandum,dsb.
Anjurannya : konsumsilah 9 porsi karbohidrat (1 porsi = 1 potong roti atau setengah cangkir sereal) setiap hari.
  1. Protein : Protein diperlukan sebagai zat pembangun alias membangun jaringan tubuh janin (asupan protein yang kurang dapat menghambat pertumbuhan janin).Dan juga untuk menjaga pertumbuhan tulang dan gigi,kontraksi otot dan sistem syaraf.
Kebutuhan : 60 gram per hari.
Sumber : daging, ikan, susu, telur, tahu, tempe, dan kacang kacangan.
Anjuran : konsumsi 3 porsi protein setiap hari (1 porsi protein = 2 butir telur atau 200 gram daging ayam/ikan)
  1. Lemak : kegunaannya antara lain sebagai cadangan energi tubuh saat ibu kelak melahirkan (lemak merupakan zat gizi kaya energi, 1 gram lemak = 9 kalori), pelarut vitamin A,D,E dan K, selain itu, asam lemak antara lain asam lemak omega 3 dan 6 juga diperlukan untuk perkembangan system saraf, fungsi penglihatan dan pertumbuhan otak bayi.
Sumber lemak yang utama untuk ibu hamil yaitu lemak tak jenuh ialah Kacang kedelai, Ikan Salmon,Alpukat,Bawang Putih,Bayam,dan Teh
 
Anjuran : konsumsi kurang lebih 1 sendok makan zat lemak setiap kali makan, guna menyediakan energi dan peningkatan perkembangan otak janin.
  1. Vitamin dan Mineral : Sumber vitamin dan mineral adalah sayuran, buah buahan dan susu. Konsumsi 4 porsi sayuran per hari (1 porsi = setengah gelas sayuran matang atau 1 gelas sayuran mentah) dan 3 porsi buah buahan perhari (1 porsi = 1 butir apel ukuran sedang atau setengah gelas stroberi). Jangan lupa lengkapi dengan segelas susu.
Fungsi vitamin dan mineral sendiri antara lain :
 
  • Vitamin A : Membantu pertumbuhan kulit, mata,tulang dan gigi. Penting untuk fungsi penglihatan yang normal.Namun, jika konsumsi vitamin A berlebihan akan mengganggu pertumbuhan embrio.
 
·         Sumber Vitamin A:
 
Wortel,strawberry,tomat,ikan.
 
 
  • Vitamin C : Membantu pembentukan jaringan tubuh janin, dalam proses metabolisme tubuh juga memudahkan penyerapan zat besi oleh tubuh disamping untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi.
Sumber Vitamin C:
Buah jeruk,lemon,strawberry,tomat,sayur brokoli,kentang.
  • Vitamin D : Bahan dasar pembentukan tulang dan gigi.
Sumber Vitamin D:
Keju,mentega,susu,ikan,telur.
  • Kalsium : Untuk pertumbuhan tulang dan gigi janin, serta melindungi ibu hamil dari osteoporosis Jika kebutuhan kalsium ibu hamil tidak tercukupi, maka kekurangan kalsium akan diambil dari tulang ibu.
Sumber Kalsium:
Sayur sawi,bayam,brokoli,daun singkong,daun pepaya,buah labu,kacang merah,kacang kedelai,tahu,tempe.
  • Zat Besi : Membantu pembentukan sel-sel darah merah. Dan agar ibu hamil terhindar dari anemia, banyak terdapat pada sayuran hijau. Ibu hamil membutuhkan zat besi 30mg/hari atau dua kali lipat dari biasanya.
Sumber Zat Besi:
Daging sapi,daging kambing,ikan,hati,tempe,kacang-kacangan,sayuran hijau,margarine.
  • Asam Folat : Mencegah terjadinya cacat bawaan di tulang belakang. Dan juga untuk perkembangan sistem saraf dan sel darah, banyak terdapat pada sayuran berwarna hijau gelap
Sumber Asam Folat:
Tomat, timun,brokoli,lemon.
 
PENGECEKAN KEBUTUHAN GIZI
Kecukupan gizi berupa vitamin dan mineral dapat dilihat dari tidak adanya gejala kekurangan vitamin atau mineral seperti anemia,gusi berdarah dan lainnya. Indikator kecukupan gizi juga terlihat pada kenaikan berat badan yang cukup selama kehamilan. Kenaikan berat badan tersebut bervariasi dari bulan ke bulan sesuai dengan fase kehamilan.
 
MANFAAT MAKANAN SEHAT BAGI IBU HAMIL
§  Menjaga kesehatan si ibu
§  Memenuhi kebutuhan gizi janin
§  Mempersiapkan cadangan untuk bayi beberapa waktu setelah lahir
§  Persiapan untuk produksi ASI yang dibutuhkan bayi setelah lahir
Selama masa kehamilan, si ibu mempersiapkan diri untuk masa laktasi(cari artinya) : payudara membasar dan cadangan energi ( lemak tubuh bertambah).
Ini dipakai untuk produk ASI pada masa laktasi yang didapat dari makanan si ibu sehari-hari.
Produk ASI 300-900 ml rata-rata 750 ml untuk menghasilkan ini diperlukan energi 600 Kkal ( 200 Kkal untuk cadangan dan 400 Kkal untuk makanan ).
Produksi ASI untuk setiap individu tidak sama tergantung dari:
·         Rangsangan hisap pagi/siang  ( reflek neurohormonal )
·         Hormon-hormon
·         Makanan Ibu
·         Perkembangan payudara
·         Umur anak
·         Ibu (dari segi umur,paritas, kesehatan )
 
PENGARUH KURANG GIZI PADA IBU HAMIL
 
1.     Terhadap Ibu Selama Hamil
o   Anemia
o   Pendarahan
o   Berat badan si ibu hamil tidak bertambah secara normal
o   Infeksi dan sepsis puerperalls
 
2.    Terhadap Persalinan
o   Persalinan sulit dan lama
o   Persalinan sebelum waktunya ( prematur )
o   Pendarahan setelah persalinan
o   Persalinan dengan operasi cenderung meningkat
 
3.    Terhadap Janin
o   Keguguran
o   Bayi lahir mati
o   Kematian neonatal (Kematian neonatal terdiri atas kematian neonatal dini dan kematian neonatal lanjut. Kematian neonatal dini adalah kematian seorang bayi yang dilahirkan hidup dalam 7 hari setelah kelahiran. Kematian neonatal lanjut adalah kematian seorang bayi yang dilahirkan hidup lebih 7 hari sampai kurang 29 hari.)
o   Cacat bawaan
o   Anemia pada bayi
o   Asfiksia Intra Partum ( mati dalam kandungan )
o   Berat badan lahir rendah
o   Nilai apgar < 10 (sebuah pengukuran respon bayi terhadap kelahiran dan kehidupan di luar rahim.)
 
 
 
PANTANGAN BAGI IBU HAMIL
Ada juga beberapa pantangan bagi ibu hamil yaitu makanan dan zat lain yang harus dihindari selama kehamilan diantaranya:
Ø  Kopi dan Teh
Kafein pada kopi dapat meningkatkan risiko keguguran dan bayi berberat badan rendah.Bila ibu hamil sudah terbiasa minum kopi, sebaiknya porsinya dikurangi menjadi tidak lebih dari 2 cangkir per hari. Begitu juga dengan teh yang dikonsumsi berlebihan juga dapat mengganggu penyerapan zat gizi pada usus.
Ø  Alkohol dan Rokok
Konsumsi alkohol dan merokok berbahaya bagi janin karena apa yang dikonsumsi ibu juga dikonsumsi janin, padahal kondisi fisiknya masih sangat rentan.
Ø  Makanan mentah / setengah matang
Makanan mentah dan setengah matang dapat membawa bibit penyakit penyebab listeriosis dan toksoplasmosis yang berbahaya bagi janin. Makanan tersebut antara lain : keju segar dan susu segar (non-pasteurisasi), telur mentah/setengah matang, salad dan sate kambing/ayam yang kurang matang.
Ø  Ikan tertentu yang kaya merkuri
Beberapa ikan tertentu yang mengandung merkuri tinggi seperti mackerel (biasanya dalam kaleng), kerang dan ikan pari sebaiknya dihindari.