Tanya Ahli

Kirimkan pertanyaan Anda seputar gizi ibu dan anak, yang akan dijawab oleh Tanya Ahli SGM.

Ibu, Refleksi Masa Depanku.

Oleh amaliadini 13 Mar 2012

Menjadi seorang Ibu bukanlah sebuah amanah yang mudah. Ibu adalah orang pertama yang diminta pertanggung jawaban atas anak- anak yang telah dibesarkan. Pengembangan karakter seseorang, baik fisik maupun mental adalah Ibu yang seharusnya menjadi orang pertama dibalik rahasia kesuksesan maupun sebaliknya. Seorang pengusaha sukses, motivator handal atau presiden sekalipun dididik pertama kali oleh seorang Ibu. Mungkin ini kenapa surga adanya dibawah telapak kaki Ibu. Ibu yang baik adalah ibu yang benar- benar tulus menyerahkan sebagian besar waktunya untuk mengandung, membesarkan anak- anaknya dengan didikan yang baik. Ibu adalah orang pertama yang mempunyai cita- cita terbesar untuk seorang anaknya, sebelum anaknya bisa merealisasikan ke jenjang kehidupan selanjutnya.

Bagaimana agar sebuah keluarga dikatakan sukses mungkin dapat dinilai berdasarkan kesehatan finansial, jasmani maupun rohani. Ayah sebagai kepala keluarga harus dapat menyeimbangkan ketiganya dengan bantuan seorang Ibu yang hebat, yang dapat menyeimbangkan pemasukan Ayah dengan kebutuhan seluruh elemen keluarga, yang dapat memberikan pasokan gizi yang tercukupi tanpa harus berlebihan,  yang dapat mengingatkan untuk selalu bersyukur dan menanamkan nilai- nilai keagamaan agar jauh dari masalah- masalah yang bersifat duniawi. Bahkan, seorang ibu yang memilih mendedikasikan waktunya dalam mengurus rumah tangga terkadang tidak bisa dibandingkan kesulitan pekerjaannya dengan wanita karir diluar. Ibu rumah tangga dapat dikatakan rahasia kesuksesan dibalik sebuah keluarga.

Lalu, bagaimana dengan Ibu sebagai orang pengemban amanah pertama untuk seorang anak yang akan dilahirkan ke dunia? Bagaimana seorang Ibu berperan penting dalam menjaga kesehatan janin dan calon anak- anaknya? Calon Ibu yang sedang hamil sudah seharusnya menjaga kesehatan dirinya, menjaga asupan makanan setiap hari yang akan masuk kedalam tubuh karena asupan makanan inilah yang akan dibagi dengan janin bayi dirahimnya.  Beberapa tips yang pernah saya baca untuk menjaga kesehatan Ibu hamil adalah sebagai berikut:

  Makan teratur 3 kali sehari dengan selingan  makanan ringan 2- 3 kali sehari. Konsumsi serat dari buah, sayur, gandum.

  Minum air  sedikitnya 8 gelas sehari. Di tambah susu rendah lemak / susu kehamilan dan jus buah- buahan. Susu kehamilan biasanya dilengkapi oleh nutrisi-nutrisi penting yang dibutuhkan oleh Ibu hamil seperti Asam Folat, Zat Besi, Kalsium, dan Vitamin.

  Gunakan minyak sayur, seperti minyak jagung, zaitun, dan bunga matahari dalam masakan Ibu. Gunakan sedikit saja.

  Hindari makanan olahan berpengawet,  kafein, permen, keripik, kue, biskuit, lemak, minyak, dan gula. Lebih baik ganti camilan dengan buah- buahan.

 Calon Ibu juga harus pintar- pintar menjaga emosional dirinya, menjaga pikiran agar tetap positif sangat berpengaruh pada perkembangan pertumbuhan janin bayi. Dapat ditarik kesimpulan bahwa peranan Ibu terhadap kesehatan calon bayi sangatlah penting.

Setelah kelahiran anak pun, gizi harus tetap dijaga. Sistem imun sangat penting untuk diperhatikan untuk para bayi. Lima jenis imunisasi yang wajib diberikan pada bayi adalah Imunisasi BCG (Bacillus Calmette-Guerin), Imunisasi Hepatitis B, Imunisasi Polio, Imunisasi DTP (Difteri, Tetanus, dan Rertusis) dan Imunisasi Campak. Karena ASI sangat dibutuhkan untuk perkembangan bayi, adanya peran Ibu dirumah sangat dibutuhkan. Tidak salah kalau profesi Ibu Rumah Tangga adalah profesi yang paling mulia, apalagi Ibu rumah tangga yang tetap bisa membagi waktunya untuk menjalankan profesi sesuai minatnya untuk menyeimbangkan kewajibannya dirumah. Menurut saya, jam kerja seorang ibu rumah tangga diluar lebih baik dipilih yang sangat fleksibel, karena kewajiban utamanya tetaplah mengurus rumah tangga terutama untuk Ibu baru yang mempunyai amanah dalam mendidik anak di waktu pembelajaran pertamanya di dunia.

Bukan hanya untuk Ibu baru saja, Ibu yang sudah mempunyai beberapa anak dan berpengalaman sebelumnya juga tetap harus menjaga kesehatan dirinya dan juga anak- anaknya. Seperti tertulis sebelumnya, bukan hanya kesehatan gizi yang harus dijaga, kesehatan rohani serta moral sangat penting dalam menjadi partner pendidikan seorang anak meskipun sudah ada jenjang sekolah formal. Tidak berlebihan bukan kalau dikatakan bahwa kemajuan sebuah generasi penerus bangsa bergantung besar pada wanita- wanita cerdas yang ditakdirkan menjadi seorang Ibu? Karena itu, sebagai anak yang sekarang sudah cukup dewasa sudah seharusnya menjaga amanah yang telah diberikan oleh Tuhan yang dititipkan melalui Ibu. Penjagaan kesehatan ini juga bertujuan kepada kepercayaan seorang Ibu kepada anaknya. Oleh karena itu, sebagai calon Ibu untuk anak- anaknya di masa depan, sudah seharusnya seorang perempuan mengetahui betapa pentingnya peran mereka, batasan- batasan dalam menjaga gaya hidup, dan yang paling utama adalah pentingnya bersyukur mempunyai Ibu yang telah sukses mendidik mereka sampai sekarang ini.

Dedicated for my beloved mom, all mothers and all mothers wanna be in the wolrd,

 24 hours mom

Be thankful is a realization, to act more.

I wish someday i could be another you. Or much better than you as your desire to me.

this article is joined for blog writing competition : http://nutrisiuntukbangsa.org/blog-writing-competition/