Tanya Ahli

Kirimkan pertanyaan Anda seputar gizi ibu dan anak, yang akan dijawab oleh Tanya Ahli SGM.

Makanan Berigizi untuk BUMIL

Oleh Juanita Rahma 25 Sep 2010

Makanan yang disantap selama hamil, akan sangat berpengaruh pada perkembangan janin dan ketahanan fisik sang bunda di masa bersalin dan menyusui. Makanan terbaik bagi ibu hamil adalah makanan yang tidak cuma memenuhi kebutuhan pokok nutrisinya, melainkan juga untuk perkembangan janin di dalam kandungan.

Tentunya pengaturan porsi pemberian makanan tersebut harus diatur sebaik mungkin agar menghindari pertambahan berat badan yang berlebihan. Untuk itu, berikut ini panduan takaran penyajian makanan harian yang mengandung nutrisi pokok yang diperlukan ibu hamil.


Susu dan produk olahannya : 4 kali penyajian sehari.

Susu merupakan sumber utama kalsium, yang bermanfaat dalam pertumbuhan dan pembentukan gigi serta tulang yang sehat dan kuat. Selain kalsium, susu juga merupakan sumber pemenuhan kebutuhan protein, vitamin, dan mineral yang lain. Karena itu, susu menjadi salah satu menu wajib bagi ibu hamil. Bila Anda termasuk salah satu orang yang kurang suka mengkonsumsi susu, maka anda bebas berkreasi, menciptakan berbagai masakan sesuai selera dengan menambahkan susu ke dalamnya.

Beberapa produk berbahan dasar susu yang memiliki kandungan nutrisi yang sama yang sama dengan total penyajian harian yang dianjurkan, yaitu:
100 gr keju cheddar (keju balok) 1 1/3 cangkir es krim
1/3 cangkir susu bubuk 1 cangkir pudding berbahan dasar susu
1 cangkir keju cottage 1 cangkir sup krim berbahan dasar susu
1 cangkir yoghurt tanpa rasa 1 cangkir susu skim

NB: Saat usia kehamilan mulai memasuki 3 bulan terakhir, merupakan saat paling optimal dimana seorang ibu hamil menyerap kalsium lebih banyak untuk sang buah hati tersayang yang masih berada di dalam kandungan.

Daging merah dan penggantinya : 2 kali penyajian sehari (total ≥ 600 gr).

Daging adalah sumber protein yang juga memiliki kontribusi penting dalam penyediaan vitamin dan mineral. Protein tersebut dibutuhkan untuk menunjang proses tumbuh kembang si kecil. Tidak hanya itu, protein juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh dan membantu proses pembentukan sel-sel tubuh, termasuk sel darah merah, bagi ibu dan si kecil.

Beberapa makanan pengganti yang memiliki kandungan nutrisi yang sama dengan total penyajian harian yang dianjurkan, yaitu:
1 cangkir keju cottage 100 gr keju
1 cangkir ikan tuna 1 cangkir kacang tanah yang cincang kasar
1 paha ayam 1 hot dog
2 potong filet ikan 100 gr sosis
2 sdm selai kacang 1 cangkir kacang-kacangan yang dipanggang
1 butir telur 100 gr daging buatan (khusus untuk vegetarian)
1 cangkir tofu

Sayur mayur dan buah-buahan? ≥ 4 kali penyajian sehari.

Berbagai macam sayur dan buah bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral pendukung proses pemeliharaan dan regenerasi sel tubuh yang berguna untuk menjamin kelancaran kinerja fungsi tubuh. Karena kandungan serat dan selulosa yang tinggi, maka buah dan sayuran sangat baik untuk membantu proses pencernaan.

Roti dan makanan berbahan dasar tepung ≥ 4 kali penyajian sehari.

Selain sebagai sumber utama penghasil energi, makanan-makanan tersebut merupakan sumber vitamin B yang penting untuk menjaga kesehatan jaringan kulit dan sistem syaraf. Usahakan untuk selalu makan produk berbahan dasar tepung yang juga dilengkapi serat, misalnya roti gandum, havermut (oatmeal), dan berbagai produk serealia.

Selamat makan, Bunda.!

(Dikirimkan oleh Ismaelia ke Milist Balita)

4 Komentar

Adeline

08 Oct 2010 13:55

gambar ilustrasi artikelnya cakeeeep!! isinya juga informatif. ditunggu posting2 berikutnya ya mbaaak...

Luna Maria

06 Oct 2010 11:15

denger2 asam folat penting banget yabuat syaraf janin?

Nutrisi Untuk Bangsa

30 Sep 2010 15:49

"Susu merupakan sumber utama kalsium, yang bermanfaat dalam pertumbuhan dan pembentukan gigi serta tulang yang sehat dan kuat." Couldn't agree more. Thank you mbak... very inspiring!

Titiw Akmar

27 Sep 2010 12:22

Wah.. ternyata banyak makanan pengganti yang bisa menggantikan susu ya.. jadi kalo yang gak suka minum susu bisa tetep dapet manfaat susu tanpa harus minum susu! :)