Tanya Ahli

Kirimkan pertanyaan Anda seputar gizi ibu dan anak, yang akan dijawab oleh Tanya Ahli SGM.

Memberi Istirahat Berupa Kenyamanan Fisik Dan Kenyamanan Pikiran Bagi Bunda Dalam Menghadapi Masa Kehamilan

Oleh Sang Putu Dian Dwipayana 06 Feb 2012

Bunda adalah sosok wanita yang mampu beradaptasi secara baik dengan lingkungannya. Seorang bunda memiliki insting yang sangat baik sebagai seorang perawat, namun kadang kesibukan mengurangi insting tersebut. Kesibukan bunda tersebut tidak hanya terlihat dalam profesi mengurus rumah tangga (ibu rumah tangga), tetapi juga sebagai wanita karir maupun pengusaha. Tidak hanya beban fisik, beban psikis juga membebani bunda dalam profesinya tersebut. Melalui tulisan ini, marilah bersama-sama “Ayo Dukung Bunda : Kesehatan Bunda, Kesehatan Kita”.
Beban fisik dapat dikurangi dengan melakukan istirahat yang cukup. Sebagai suami yang baik, meskipun merasa lelah, sebisa mungkin membantu bunda untuk mengurangi beban fisik yangbunda rasakan. Misalnya dengan melakukan pijatan ringan pada bahu, lengan dan betis bunda, atau dengan meluangkan waktu untuk pulang lebih awal untuk membantu bunda menyiapkan makan malam. Selain itu, bercanda gurau dengan bunda (istri) dapat membantu membuat suasana nyaman (relax) dari sisi psikologis bunda. Selain itu terdapat beberapa hal yang dapat membantu bunda untuk merasa nyaman ditengah kesibukan bunda yaitu dengan berolahraga ringan, berkomunikasi dengan bayi, dan melakukan perjalanan dengan nyaman.
 
1.       Berolahraga.
 
Melakukan olahraga tidak hanya dengan pergi le luar rumah atau pergi ke pusat kebugaran khusus ibu hamil, tetapi bunda dapat melakukannya sendiri di rumah. Pada saat melakukannya, bunda tidak akan sadar bahwa bunda telah berolahraga sekaligus merapikan rumah, menenangkan pikiran dan sebagainya, tentunya akan sangat optimal jika bunda memang memiliki kegemaran untuk melakukan olahraga tersebut. Olah raga di rumah dapat berupa menyiram tanaman, berkebun, dan menyetrika. Olahraga ringan ini dapat bermanfaat untuk menguatkan otot tubuh yang diperlukan dalam masa kehamilan dan persalinan. Bunda dapat membatasi kegiatan misalnya 20 menit unuk melakukannya, dan jika merasa lelah bunda dapat meninggalkan pekerjaan. 
 
Menyiram tanaman
Kegiatan ini melatih kaki dan tangan bunda. Bunda harus berjalan dari satu tempat ke tempat lain sambil membawa alat penyiram lainnya seperti ceret besar dengan moncong berlubang. Kegiatan ini hampir sama dengan latihan beban, namun demi keselamatan bunda membawa air dalam ceret kira-kira 1 liter saja sudah cukup dan jangan tergesa-gesa ya bunda. Detil kegiatan yang dapat bunda lakukan adalah sebagai berikut:
  • Angkat ceret dengan tangan kanan kemudian luruskan ke samping, lakukan 5 kali dan kemudian siram tanaman. Kegiatan ini melatih otot trisep, yaitu otot pada lengan atas bagian belakang.
  • Isi air lagi dan lakukan gerakan kedua. Luruskan lengan ke samping lalu angkat ceret, tekuk dan arahkan ke dada. Ulangi sebanyak 5 kali kemudian siram tanaman. Gerakan ini melatih otot deltoid, yaitu otot teratas dari lengan dekat bahu.
  • Ambil air lagi. Lakukan gerakan ketiga. Tangan yang membawa ceret diluruskan ke arah depan. Angkat ceret ke atas dengan posisi lengan ditekuk. Lakukan sebanyak 5 kali kemudian siram tanaman. Gerakan ini melatih otot bisep yaitu otot bagian bawah lengan.
  • Kemudian Ganti dengan tangan kiri dan lakukan gerakan yang sama.
Berkebun
Berkebun merupakan kegiatan yang umumnya disukai oleh kaum hawa. Bunda akan merasa nyaman melakukan kegiatan ini karena bunda biasanya tidak akan sadar telah berolahraga sekaligus mempercantik taman. Kegiatan ringan yang dapat bunda lakukan adalah memotong ranting, memangkas tanaman pagar, menanam pohon baru, menggunting atau mencabut rumput. Kegiatan ini bermanfaat untuk menguatkan otot lengan, punggung dan meregangkan otot panggul.
Kegiatan pertama :
  • Siapkan banggu kecil untuk tempat duduk agar bunda merasa nyaman saat menggunting rumput atau menanam bunga dalam posisi duduk.
  • Letakkan kedua telapak kaki tepat di atas permukaan tanah.
  • Sambil menggunting letakkan kedua siku tangan di atas kedua paha. Rasakan sampai ada peregangan.  
  • Jangan terlalu lama duduk, karena kegiatan squat ini paling lama boleh dilakukan selama 5 menit. Selingi dengan duduk kemudian berdiri.
Kegiatan kedua :
  • Saat menggunting atau merapikan tanaman, lakukan sambil berdiri.
  • Kemudian bungkukkkan setengah badan kala menggunting daun atau ranting yang terletak di bawah (forward bend).
Menyetrika
Menyetrika merupakan kegiatan yang tidak asing bagi bunda. Menyetrika dapat mengencangkan otot lengan dan pergelangan tangan. Pada saat menyetrika, kedua tangan menjadi aktif karena tangan kanan menggosok pakaian, tangan kiri memegang kain atau pakaian yang disetrika, dan kedua tangan saling bekerja sama saat melipatnya. Disarankan bagi bunda untuk melakukannya dengan kondisi menggunakan kursi dengan tinggi yang menyesuaikan agar bunda merasa nyaman dan tidak cepat letih. Menyetrika dengan  posisi duduk sangat disarankan dibandingkan berdiri karena akan memberi beban yang berat pada kaki. Selain itu sebaiknya saat menyetrika, salah satu kaki bunda bertumpu pada bangku kecil secara bergantian untuk mencegah sakit punggung.
 
2.       Berkomunikasi Dengan Bayi (Metoda hypnobirthing)
 
 Metode ini pertama kali dipopulerkan oleh Marie F.Mongan, M.Ed., M.Hy. dari Australia. Tujuannya adalah untuk melatih ibu hamil supaya lebih tenang dalam menghadapi proses persalinan. Di sini bunda dibiasakan untuk berbicara dengan bayi (janin) sebagai suatu bentuk komunikasi antar-ruh. Kegiatan ini penting dilakukan sampai detik-detik menjelang persalinan, khusunya agar janin berjuang bersama ibunya untuk melewati jalan lahir. Merasakan janin bergerak saat bunda dan suami berkomunikasi dengan bayi akan memberikan efek positif bagi bunda. Adapun manfaat motode ini adalah:
  • Memahami proses yang sedang terjadi di dalam rahimnya.
  • Memahami apa yang terjadi setelah bayi lahir, dan cara perawatannya.
  • Membuat ibu hamil menjadi lebih santai dan tenang dalam menjalani proses kehamilan dan persalinan.
  • Membuat ibu hamil mampu memanfaatkan kekuatan pikiran positif dan alam bawah sadarnya untuk menghadapi berbagai rasa sakit serta rasa tidak nyaman lainnya.
  • Membantu ibu hamil mengatasi kekhawatiran dan ketakutannya, yang dapat menghambat produksi sejumlah hormon, diantaranya endorphin yang memiliki kekuatan 200 kali lipat dari morfin untuk menekan rasa sakit pada saat melahirkan.
3.       Melakukan Perjalanan Yang Nyaman
Jika bunda yang pada umumnya adalah wanita karir atau pengusaha dengan tingkat mobilitas tinggi sehingga harus melakukan perjalanan, mungkin dalam perjalanan bunda akan merasakanrasa yang tidak menyenangkan seperti mual, masalah pencernaan atau ketidaknyamanan pada perut. Tips berikut dapat bunda lakukan untuk mengurangi rasa yang tidak menyenangkan tersebut.
  • Bunda sebaiknya memilih untuk mengenakan pakaian hamil yang nyaman dan longgar yaitu tidak ketat pada pinggang dan perut.
  • Bunda dapat membawa dan menggunakan bantal yang diselipkan dibagian belakang badan bagian atas pada saat tidur.
  • Sebaiknya makan beberapa kali dengan porsi kecil dan kunyahlah dengan baik agar lambung dapat mencerna secara optimal. Sebaiknya bunda memberi jeda waktu dua hingga tiga jam untuk lambung dalam mencerna makanan sebelum bunda tidur.
  • Batasi minum selama bunda makan.
  • Hindari makanan yang dapat menimbulkan gas asam lambung seperti makanan asam, cokelat, alkohol, makanan berkafein, makanan pedas, produk mint, daging olahan, makanan berminyakdan berlemak, dan  makanan yang berbau tajam.
  • Jangan merokok! Selain merokok dapat menyebabkan masalah kesehatan pada ibu hamil dan janin, merokok juga dapat meningkatkan asam lambung.
  • Obat anti asam lambung yang mengandung magnesium atau kalsium, karena dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada kehamilan. Sebaiknya periksakan dulu dengan dokter sebelum bunda mengonsumsinya.
 Semoga beberapa hal di atas dapat memberikan kenyamanan bagi bunda dalam beraktivitas. Apapun profesi bunda, besar kemungkinan akan menghadapi beberapa kondisi yang membuat bunda lelah fisik maupun pikiran. “Ayo Dukung Bunda: Kesehatan Bunda, Kesehatan Kita”.