Tanya Ahli

Kirimkan pertanyaan Anda seputar gizi ibu dan anak, yang akan dijawab oleh Tanya Ahli SGM.

Musim Hujan ... Ayo Cegah Disentri ...

Oleh megawati 04 Nov 2013

DISENTRI merupakan gangguan peradangan usus, khususnya usus besar yang menghasilkan diare berat yang mengandung lendir dan terkadang disertai darah dalam feses. Kadang-kadang kita menyepelekan disentri, padahal jika DISENTRI terlambat diobati akan berakibat fatal, yaitu kematian. DISENTRI benyak menyerang masyarakat di awal musim penghujan. Penyakit ini mudah menular dan mewabah.Nah, sekarang mendekati musim penghujan, kita harus waspada terhadap DISENTRI.

PENYEBAB DISENTRI:

  1. Bakteri (Disentri basiler)
    • Shigella, penyebab disentri yang terpenting dan tersering (± 60% kasus disentri yang dirujuk serta hampir semua kasus disentri yang berat dan mengancam jiwa disebabkan oleh Shigella.
    • Escherichia coli enteroinvasif (EIEC)
    • Salmonella
    • Campylobacter jejuni, terutama pada bayi
  2. Amoeba (Disentri amoeba), disebabkan Entamoeba hystolitica, lebih sering pada anak usia > 5 tahun

GEJALA DISENTRI:

  1. badan demam / panas
  2. Buang Air Besar dengan tinja bercampur lendir atau darah
  3. diare encer dengan volume sedikit (bisa terus-menerus kehilangan cairan)

DISENTRI dapat menyebabkan penderita kehilangan cairan sehingga mengalami dehidrasi hingga gagal ginjal, terutama pada anak-anak atau manula sehingga bisa mengakibatkan kematian.

MENCEGAH DISENTRI :

  1. Memelihara kebersihan di rumah
    • Menutup makanan dengan tudung saji agar tidak dihinggapi lalat
    • Gunakan air bersih untuk mencuci alat-alat dapur
  2. Menjaga kebersihan makanan

    • Mencuci tangan sebelum makan, setelah Buang Air Kecil / Besar
    • Mencuci sayur mentah dan buah sampai bersih
    • TIDAK mengkonsumsi makanan atau minuman yang kurang bersih atau kurang matang
    • Jika air minum menggunakan air PDAM atau air isi ulang, minimal harus dimasak terlebih dahulu
    • Tidak mengonsumsi makanan dan minuman yang kurang bersih atau kurang masak
  3. Menjaga kebersihan lingkungan

    • Kakus atau WC harus memenuhi syarat kesehatan, minimal jauh dari sumber air minum
    • Menutup tempat sampah
    • Membakar sampah
  4. Menjaga daya tahan tubuh agar dapat melawan bibit penyakit

    • Berolahraga secara teratur
    • Mengkonsumsi makanan cukup sayur dan buah

PENANGANAN DISENTRI:

  1. Perhatikan keadaan umum anak, lakukan pemeriksaan darah (bila memungkinkan disertai dengan biakan darah)
  2. Memberikan cairan dan elektrolit untuk mengganti cairan tubuh yang hilang akibat diare
  3. Diet Berikan diet lunak tinggi kalori dan protein untuk mencegah kekurangan gizi.
  4. Segera ke dokter Dokter akan memberikan pengobatan dengan antibiotika yang tepat. Penggunaan antibiotik dapat mengurangi masa sakit dan menurunkan risiko komplikasi dan kematian.
  5. Sanitasi
    Cucilah tangan dengan bersih sehabis membersihkan tinja anak untuk mencegah autoinfeksi.
    cuci tangan
1 Komentar

megawati

04 Nov 2013 20:58

artikel ini juga saya post kan di blog saya http://ceritamegawati.wordpress.com/2013/11/02/musim-hujan-ayo-cegah-disentri/ ^_^ ayo cegah disentri ....