Tanya Ahli

Kirimkan pertanyaan Anda seputar gizi ibu dan anak, yang akan dijawab oleh Tanya Ahli SGM.

Nutrisi Dalam Ikan

Oleh Nutrisi Bangsa 03 Oct 2014

wses291716Sahabat nutrisi,

Negara kita memiliki sekitar 80 persen wilayah perairan. Oleh karena itu, sumber makanan yang berasal dari perairan, laut, sungai dan danau, tentulah sangat berlimpah. Sayang sekali kalau tidak dimanfaatkan untuk meningkatkan gizi, terutama gizi ibu dan anak.

Mari kita ambil satu contoh sumber makanan yang berasal dari air, ikan.

Ikan dapat dibedakan berdasarkan tempat hidupnya, yaitu:

1. Ikan Air Tawar, seperti lele, mas, nila, gurame, patin dan lainnya.

2. Ikan Air Laut, dapat dibedakan lagi menjadi:

  • - Ikan Pelagis, ikan perenang cepat, gemar bermigrasi dan biasanya hidup di dekat permukaan laut. Contohnya ialah ikan tuna, tongkol,      cakalang, marlin, sardin, dan mackerel.
  • - Ikan Demersal atau groundfish yang hidup dan mencari makanan di dekat dasar laut. Contohnya ialah ikan kerapu, kuwe, halibut, dan kakap merah.

Kandungan Nutrisi Ikan

  1. Karbohidrat, ikan mengandung karbohidrat yang rendah, sehingga cocok untuk mereka yang mengidap diabetes.
  2. Protein yang terkandung pada ikan berkualitas tinggi, karena mengandung berbagai asam amino esensial yang tidak diproduksi oleh tubuh manusi. Ikan yang mengandung protein cukup tinggi di antaranya adalah mackerel, salmon, marlin, tuna, cakalang, hiu dan kakap. Dibandingkan dengan protein susu, ikan lebih banyak mengandung asam amino.
  3.  Asam lemak esensial, seperti Omega-3 dan Omega-6 yang memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan. Ikan laut merupakan sumber Omega-3 yang lebih besar daripada ikan air tawar. Ikan tuna, sardin, salmon dan mackerel mengandung Omega-3 sebanyak 1-3g/100 gr daging ikan. Fungsi Omega-3 dalam tubuh di antaranya adalah efektif dalam mengurangi resiko kardiovaskuler, serangan jantung, diabetes, hipertensi, multiple sclerosis, atopic dermatitis, dan lain-lain. Selain itu dapat mengobati atau mencegah depresi, kecenderungan bunuh diri serta perilaku kasar, memperbaiki bentuk dan mencegah hilangnya massa tulang, menghambat berbagai jenis kanker seperti kanker payudara usus besar, kulit, pankreas, prostat, paru-paru dan larynx.
  4. Mineral, seperti fosfor, kalium, besi, tembaga, seng, magnesium, selenium, kobalt, iodin, dan fluorin.
  • - Selenium, bermanfaat untuk mengurangi katarak, penyakit hati, mencegah proses penuaan, mencegah kanker dan sebagainya. - Iodin, penting untuk mencegah penyakit gondok. - Seng dan kalsium yang penting untuk tulang. Tulang ikan, seperti ikan teri atau baby fish merupakan sumber kalsium yang penting. - Besi yang sangat penting untuk pembentukan sel darah  merah

5. Vitamin, ikan mengandung sebagian besar vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A, D dan E, juga mengandung vitamin larut air            seperti tiamin (B1), riboflavin (B2), niasin, piridoksin (B6), asam pantotenat, asam askorbat (C), dan sianokobalalamin juga terdapat pada            produk ikan dalam jumlah tertentu.
Sumber: Fitnes For Men