Tanya Ahli

Kirimkan pertanyaan Anda seputar gizi ibu dan anak, yang akan dijawab oleh Tanya Ahli SGM.

"Orang tua adalah madrasah pertama dan utama".

Oleh NurhayatiSyamsaini12 19 Oct 2013

Alam takambang jadi guru . Sebuah peribahasa yang amat dekat dan sangat melekat dalam sanubariku . Masa diwaktu kecil adalah masa masa yang teramat indah untuk dikenang . Terlahir dari anak dari seorang nelayan , dari sepuluh orang bersaudara . Diantara sepuluh orang bersaudara itu salah satunya meninggal dunia di usia batita . Tuhan telah memanggilnya di usia yang teramat muda .                                                                                                                                                                                                                                                                          

Ibarat sebuah pantun :

Anak ayam turun sepuluh

Mati satu tinggal Sembilan

Diangkat tangan jari sepuluh

Mari bersyukur kepada Tuhan .

Menyebut kata nelayan : pekerjaan  bapak kami adalah : seorang penangkap ikan yang ulung di samudera Indonesia . Bagi kami anak anaknya bapak adalah : seorang pahlawan samudera , yang bisa menaklukkan ombak sampai  ketengah lautan dengan hasil tangkapannya berupa ikan . Hasil tangkapannya itu dijual untuk memenuhi kebutuhan protein bagi warga sekitarnya . Dan sebahagiannya lagi dimasak untuk  mencukupi  sumber protein bagi keluarga kami .                                                                   

Keluarga  kami adalah keluarga yang gemar makan ikan . Tidak ada mitos dalam keluarga kami maupun bagi warga sekitarnya  , seperti : kalau makan ikan cacingan . sebenarnya  para penjajah  di zaman dahulu  menakut  nakuti  para ibu ibu kita biar tidak mengkonsumsi ikan , terutama para balitanya . Para penjajah takut !!! Generasi kita menjadi generasi yang cerdas .

Padahal ikan merupakan  sumber protein hewani , kandungan  protein ikan terbilang cukup tinggi . Selain protein , ikan juga mengandung lemak dan zat besi . Kandungan lemak  omega 3 pada ikan sangat berguna untuk mencegah penyakit degenerative seperti : jantung , hipertensi , penyumbatan pembuluh darah dan juga kanker . Menurut ahli kesehatan , mengkonsumsi ikan secara teratur sebanyak 30 gr per hari dapat menahan  kemungkinan  serangan penyakit jantung 50 % . sejumlah penelitian lain menyatakan bahwa angka kematian akibat  penyakit jantung pada masyarakat nelayan jauh lebih rendah  dibanding masyarakat perkotaan .

 

Titip rindu buat  ayah (buya).

Bapakku ( Buya ) , Pahlawan samudera  tetap sehat dan bersahaja  diusianya yang semakin menua .

Berbekal pengalaman dari kedua orang tua , aku termasuk orang tua yang melek gizi .          ( cieee …….. )  Saudara saudaraku  menjuluki  dengan panggilan ibu vitamin . Padahal aku masih gadis . Oh . . . . . . iya !!! , ada yang terlupakan  . . . . . . !!! . Eh . . . . . . nggak apa – apalah mereka – mereka itu menyebutku sebagai ibuk . . . . . . !! He heee . . . . . . kali aje memang aku seorang mantan ibu guru yang tak pernah lolos dari test  C . P . N . S . di zaman orde baru yang sangat kental dengan Korupsi , Kolusi , dan Nepotisme ( K. K . N ) , ha haaa .

Persiapan untuk  Sang Calon Pemimpin  Kecilku :

Setelah aku menjadi  calon seorang ibu  , aku berusaha  mempersiapkan bayi ceerdas  sejak  dari dalam kandungan . Aku perlu memperhatikan  asupan  sumber makanan  yang seimbang dan bervariasi . Karena itu aku penuhi kebutuhan gizi jabang bayi  dengan menu yang mengandung  : karbohidrat , lemak , protein , vitamin dan mineral yang sesuai dengan kebutuhan jabang bayi  .  Sebagai contoh : karbohidrat bisa bersumber  dari nasi dan kentang . Protein bisa beroleh dari ayam , ikan dan daging sapi . Lemak dari ikan , daging ayam , telor dan susu . Vitamin dari buah buahan . Mineral dari sayuran dan susu . Tentunya  ,  masing  - masing  asupan seimbang setiap harinya .

Dan tak lupa  kebiasaan makan ikan yang di ajarkan oleh kedua orang tua , setiap harinya  terus  aku lanjutkan  . Sekalipun  hidup  di zaman akhir pemerintahan orode baru  yang disebut dengan  krisis moneter , terpaksa aku beli ikan yang murahan yang di juluki dengan ikan krismon .Te . . . . . . te . . . ta pi tetap aja wuenak kok . . . . . .!!!  ha haaa . . . . . .

Dan juga factor – factor yang terpenting  ku perhatikan adalah:                                                                                                                        

Kapasitas  dan karakter  seseorang di kemudian hari  ditentukan dari proses  bagaimana dia dibesarkan  .  Hal itu termasuk  bagaimana kualitas gizi  dan stimulasi  yang  dia dapatkan  , bahkan  sejak ia masih dalam kandungan .

Gizi yang baik akan mendukung  proses pertumbuhan janin  , sejak hamil  pertumbuhan sel otak  pada janin  sudah harus dimaksimalkan , melalui gizi dan stimulasi . Oleh sebab itu pula , aku  perlu menyiapkan gizi  yang tepat  sejak awal kehamilan .

Cikal bakal otak  sudah terbentuk pada minggu ketiga berupa lempeng saraf  , kemudian  pada minggu keempat  berubah menjadi tabung saraf . Lalu , pada minggu kelima kehamilan  mulai terbentuk otak besar , batang otak , otak kecil dan medulla spinalis .

Nah , setelah lahir kedunia  , periode yang penting diperhatikan  dalam pertumbuhan otak adalah  : 0 –  2 tahun . Pasalnya  , rentang waktu tersebut  merupakan periode emas ( golden – age ) terjadinya  perkembangan saraf otak  yang tercepat  , khususnya  mielinisasi . Memang hingga  usia 5 tahun perkembangan otak  terus berlanjut  meski otak secepat  pada usia sebelumnya .  Sa’at ( periode emas ) inilah masa puncak dari perkembangan otak anak yang akan menjadi fondasi  bagi perkembangan otak selanjutnya . Otak  mengalami perkembangan yang luar biasa  pada masa kanak – kanak  . Bahkan  hingga anak berusia 2 tahun berat otak mencapai 75% otak dewasa . Selain itu hingga usia 2 tahun pula , pertumbuhan dan perkembangan otak  anak telah mencapai 90 persen . Lalu apa fungsi otak ? . Banyak sekali . otak ternyata  yang mengatur  seluruh  bagian tubuh , misalnya : gerakan motorik , mengatur tekanan darah , sekrasi , hormon , pernapasan , emosi bahkan  mengatur suhu tubuh dan sebagainya . Tak heran bila otak disebut organ vital .

 Nah , kembali lagi , factor yang paling penting untuk pembentukan sel – sel otak pada masa periode emas adalah gizi . Adapun beberapa zat gizi yang berperan adalah glukosa , vitamin , mineral , asm linolenat , asam linoleat , asam amino esensial dan kolin tentunya .  Setiap orang tua yang ingin anaknya cerdas tentu harus memenuhi kebutuhan asupan gizi     anak – anaknya , demi meningkatkan kemampuan otak  mereka  agar optimal .

 

Putera bungsuku (sewaktu aku kecil aku diberi asi makanan bergizi dan imunisasi).

Sebagai seseorang yang hidup di zaman Umar Bakri . . . . . . , katanya susu tak terbeli . . . . . . , iya juga sich . . . . !!!                                                                                                                                                                       

Apa yang kita lihat disitu kita mendapat pelajaran . . . . . . !!!                                              

Apa yang  dahulunya  disaksikan terhadap kedua orang tua baik menurut hati nurani dan menurut penelitian zaman sekarang  dijamin keampuhannya dan mempererat  hubungan emosional antara ibu dan anak yaitu kembali ke  ASI . Ibuku dengan sepuluh orang anak  semuanya diberi asi , para putra putrinya amat jarang sekali sakit ,

karena dalam asi terdapat  zat kekebalan tubuh . Karena itu aku berinisiatif sendiri untuk menyusui sendiri sang calon pemimpin kecilku.

Ibuku (Umi): Sipemberi asi bagi sepuluh orang putra putrinya.

Sedari kecil telah kuperkenalkan  untuk mempunyai  sifat budaya malu  kepada sang pemimpin kecilku terhadap  hal – hal yang tidak baik , dan harus mempunyai sifat kejujuran . Sampai pada waktu usia sekolah , ku masukkan sang calon pemimpin kecilku pada sekolah yang bisa menyempurnakan  pengembangan intelektualitas , karakter , kepemimpinan dan memiliki landasan agama yang kokoh . Seperti : diusia T . K . ku masukkan  ke T.K.I.T. AL FATH. Dan kelanjutannya di  S.D.I.T . ALFATH.                                     Kini  sang calon pemimpin kecilku sudah menempati  jenjang pendidikan  :  S.M.P.I.T dan perguruan  tinggi .

Calon  Pemimpin Masa Depan  Yang Bebas  K.K.N :

Lazuardi Irsyam

 Baihaki Al biruni

Ditengah – tengah maraknya sekarang pemimpin yang berkorupsi , kolusi dan nepotisme ( K.K.N ) . Harapanku : semoga kelak anak – anakku menjadi pemimpin yang berhati jujur dan mempunyai budaya malu dengan K.K.N. jadi anak yang shaleh dan berbakti kepada orang tua.

Amiiiin….!!!