Tanya Ahli

Kirimkan pertanyaan Anda seputar gizi ibu dan anak, yang akan dijawab oleh Tanya Ahli SGM.

Pengalamanku Bersama Putriku Hana si Pemimpin Kecil

Oleh Arina Zulfa Arifah 01 Oct 2013

Hana memang baru berusia 2,8 tahun, namun sebagai ibunya, saya sudah memiliki planing untuk masa depannya. Saya menginginkan yang terbaik untuknya terutama agama dan pendidikannya. Sekarang Hana masih belajar di rumah, tahun depan saya dan suami berniat untuk memasukkan Hana di playgroup di dekat rumah kami agar kemampuan sosialisasinya dapat berkembang lebih baik
Hana berpose di depan kamera.

Untuk saat ini saya dan suami memberikan pendidikan dasar dulu kepada Hana, seperti tolong menolong, mengucapkan terimakasih dan sayang kepada semua makhluk ciptaan Tuhan. Karena saya percaya pendidikan moral adalah hal yang paling penting untuk anak. Seperi tolong menolong, saling berbagi, menyanyangi semua makhluk ciptaan Tuhan dan sebagainya. Hana selalu mengucapkan kata “terimakasih” ketika dia mendapatkan sesuatu dari orang lain, dan hal itu sangat membuat saya bangga sebagai ibunya.

Saya juga mengajari Hana cara berbagi, dan dengan cepat Hana dapat mengaplikasinnya dalam aktifitasnya. Terkadang Hana menyuapi ayahnya jika dia sedang makan biskuit coklat kesukaannya, dia juga sering menawarkan saya untuk makan atau sekedar meminum air putih.

Hana memberi makan rusa.

Ya Hana juga anak yang berani, bisa dibilang dia tidak takut dengan binatang. Bahkan Hana berani memberi makan rusa. Sejak usia 1 tahun saya dan suami sering membawa Hana untuk menonton & memberi makan rusa yang ada di kawasan kampus UGM. Dengan berani Hana mengulurkan tangannya dan memberikan kacang panjang ke pada salah satu rusa di situ. Sering ada ibu-ibu yang bertanya kok Hana bisa berani memberi makan rusa, saya ceritakan saja jika sejak kecil saya dan suami sudah membiasakannya dan mempercayai Hana jika dia bisa memberikan makanan kepada rusa tanpa kami bantu.

Maka dari itu peran penting ibu dalam membentuk karakter anak itu sangatlah penting, setidaknya kita membentuk anak kita menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri. Hal yang paling penting adalah kepercayaan, ketika kita sudah menaruh kepercayaan kita pada anak, anak akan meresponnya dengan baik dan dapat melakukan hal-hal positif yang dapat membangun sifat baik salah satunya adalah sifat kepemimpinan. Percayalah pada anak-anak kita biarkan dia memilih apa yang dia citakan tentunya dengan arahan dan dukungan kita sebagai orang tuanya. Semoga kita dapat menjadi ibu yang baik bagi anak-anak kita ya mommies :)