Tanya Ahli

Kirimkan pertanyaan Anda seputar gizi ibu dan anak, yang akan dijawab oleh Tanya Ahli SGM.

Pentingnya Nutrisi saat masa kehamilan dan menyusui

Oleh Muhammad Adnan Kityro 31 Jan 2012

Umm. . kali ini gue mau sharing seputar kehamilan ahhh, *mumpung ada kompetisinya hehe >.<*
meskipun gue gk ada keinginan buat jadi dokter kandungan, tp gk ada salahnya kan kalau mau berbagi ilmu ? hehe. . so cekidot deh yak :))
 
Tahukah kalian kalau kesehatan kita itu di tentukan sejak kita dalam masa kandungan ? dan banyak nutrisi-nutrisi yg penting yg harus di konsumsi oleh bunda agar bayi dalam kandungan lahir dengan sehat. so mari kita pahami lebih dalam.. 
 
Apa aja sih nan nutrisi-nutrisi yg di butuhin oleh bunda yg sedang hamil ?
 
 

Wanita hamil membutuhkan sebesar 2485 kalori per hari, yang terdiri dari :

    Karbohidrat : Karbohidrat merupakan sumber tenaga/energi (1g karbohidrat = 4 kalori energi), kegunaan lainnya yaitu menjaga kesehatan jaringan saraf dan penting dalam pembentukan sel darah merah. Kebutuhan : lebih kurang 1292 kalori atau sama dengan 323 gram karbohidrat (sekitar 5 piring nasi). Sumber karbohidrat antara lain, nasi, mie, kentang, roti, dsb. Anjurannya : konsumsilah 9 porsi karbohidrat (1 porsi = 1 potong roti atau setengah cangkir sereal) setiap hari.
    Protein : Protein diperlukan sebagai zat pembangun alias membangun jaringan tubuh janin (asupan protein yang kurang dapat menghambat pertumbuhan janin). Kebutuhan : 60 gram per hari. Sumber : daging, ikan, susu, telur, tahu, tempe, dan kacang kacangan. Anjuran : konsumsi 3 porsi protein setiap hari (1 porsi protein = 2 butir telur atau 200 gram daging ayam/ikan)
    Lemak : kegunaannya antara lain sebagai cadangan energi tubuh saat bunda kelak melahirkan (lemak merupakan zat gizi kaya energi, 1 gram lemak = 9 kalori), pelarut vitamin a, d, e, k, selain itu, asam lemak antara lain asam lemak omega 3 dan 6 juga diperlukan untuk perkembangan system saraf, fungsi penglihatan dan pertumbuhan otak bayi. Sumber lemak yang utama adalah daging, susu, telur, mentega, minyak tumbuhan, dll. Anjuran : konsumsi kurang lebih 1 sendok makan zat lemak setiap kali makan, guna menyediakan energi dan peningkatan perkembangan otak janin.
   

Vitamin dan Mineral : Sumber vitamin dan mineral adalah sayuran, buah buahan dan susu. Konsumsi 4 porsi sayuran per hari (1 porsi = setengah gelas sayuran matang atau 1 gelas sayuran mentah) dan 3 porsi buah buahan perhari (1 porsi = 1 butir apel ukuran sedang atau setengah gelas stroberi). Jangan lupa lengkapi dengan segelas susu.

Fungsi vitamin dan mineral sendiri antara lain :

    Vitamin A : Membantu pertumbuhan kulit, tulang dan gigi. Penting untuk fungsi penglihatan yang normal.
    Vitamin C : Membantu pembentukan jaringan tubuh janin. Penting dalam proses metabolisme tubuh.
    Vitamin D : Bahan dasar pembentukan tulang dan gigi.
    Kalsium : Membangun tulang dan gigi.
    Zat Besi : Membantu pembentukan sel sel darah merah.
    Asam Folat : Mencegah terjadinya cacat bawaan di tulang belakang.

 


Dampaknya Kalau Bunda Kekurangan nutrisi apaan nan ?
 

Jika bunda yg sedang hamil menderita kurang gizi, maka janin yang ada dalam kandungannya juga akan kekurangan gizi. Situasi ini akan berdampak pada masa depan kehidupan anak, yaitu terancam berbagai penyakit, di antaranya kegemukan (obesitas), jantung, diabetes, kanker payudara, tekanan darah tinggi hingga pertumbuhan hati janin yang tidak sempurna.

Hati janin yang kurang gizi tidak dapat tumbuh dengan baik. Hatinya akan kecil dan ini menyebabkan fungsi hati pada kehidupannya kelak tak sempurna, termasuk kemungkinan untuk mencernakan kolesterol. Maka bayi yang lahir dengan hati yang kecil kelak kadar kolesterol darahnya tinggi dengan segala akibatnya.

Jika  janin dalam kandungan kurang gizi, maka janin bersangkutan akan beradaptasi untuk menghemat makanan yang didapat. Ini berarti tubuh janin akan mengalami perubahan terhadap ensim insulin, dalam hal ini insulin tubuh tak begitu baik bekerjanya, sehingga metabolisme karborhidrat tubuh dibatasi.

 
secara spesifikasinya kekurangan nutrisi-nutrisi berikut. .
 

Kalori: Kekurangan kalori dapat mengganggu proses tumbuh kembang janin dan berbagai perubahan dalam tubuh bunda. Selain itu konsumsi kalori (karbohidrat dan lemak) yang rendah akan menyebabkan banyak protein terbuang sebagai sumber energy.

Protein : Protein dibutuhkan untuk pembangunan sel-sel baru janin, dan untuk pembentukan semua bahan pengatur seperti hormon bunda dan janin. Protein merupakan zat gizi yang menjadi struktur dasar bagi pembentukan organ-organ dalam tubuh.

Serat : Konsumsi serat yang rendah menyebabkan anda mengalami sembelit atau sukar bunang air besar.

Asam folat dan seng (Zn) : Beberapa makanan yang kaya akan asam folat adalah jeruk, pisang, bayam, brokoli, kembang kol, wortel, dan tomat. Sedangkan seng terdapat dalam seafood. Kekurangan kedua jenis zat gizi ini menyebabkan gagalnya pembentukan otak yang sempurna, sehingga menimbulkan cacat bawaan pada susunan saraf pusat dam otak janin.

Kalsium : Jika bunda hamil kurang mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium, janin akan mengambil persediaan kalsium yang ada dalam tulang bunda. Akibatnya bunda akan menderita kerapuhan tulang (osteoporosis)

Zat besi : Suplai zat besi yang cukup sangay dibutuhkan, karena volume darah anda selama hamil akan meningkat selama 30%. Jadi jika kekurangan zat besi, maka bunda yg sedang hamil dapat menderita gangguan anemia. Bukan hanya itu, kelancaran proses melahirkan pun bisa terganggu.

Air : Kekurangan cairan dapat berakibat fatal, karena bisa menyebabkan bunda yg sedang hamil dirawat di rumah sakit. Oleh karena itu sebaiknya anda minum minimal 10 gelas air putih sehari. Sebagai variasi, anda dapat mengganti air putih dengan jus buah atau yogurt.

 

Karena itu, sebaiknya seorang bunda mempersiapkan kehamilannya dengan menghitung nilai gizi sebelum mengkonsumsinya. Ketidakseimbangan pola nutrisi dan gizi pada bunda yg sedang hamil disebabkan oleh banyak faktor, antara lain pendidikan dan tingkat perekonomian. Banyak bunda yg sedang hamil yang malas memeriksakan kesehatan janinnya pada trisemester pertama kehamilan. Padahal awal kehamilan yang akan menentukan kesehatan kehamilan selanjutnya.
Nutrisi-nutrisi tersebut juga bisa di bantu dengan mengkonsumsi susu-susu yg di khususkan untuk bunda yg sedang hamil. :)

 
Masa kehamilan pun lewat, sekarang kita memasuki masa menyusui. .

pada masa menyusui pun nutris-nutrisi yg di butuhkan tidak kalah penting. .

Apa aja sih nan nutrisi-nutrisi yg di butuhkan bunda saat masa menyusui ?
 
 
Sebelum menuju topik intinya mari kita basa basi dlu. . 
      Pada masa menyusui, Bunda harus tetap memerhatikan kondisi kesehatan dan kecukupan gizinya. Bayi usia 0-6 bulan (masa ASI ekslusif) hanya akan mengandalkan ASI bunda sebagai makanan utamanya, sehingga bunda sangat perlu mempertahankan diet sehat untuk menjamin pasokan nutrisi yang terbaik bagi bayinya. Bunda perlu selektif dan benar-benar memerhatikan pola makan yang dikonsumsi karena bunda tidak hanya makan untuk diri sendiri, melainkan juga untuk bayi.
     Pola makan (diet) bunda menyusui biasanya membutuhkan diet kalori tinggi, bergizi tinggi dan seimbang, yang harus sudah mulai disiapkan bunda sejak masa sebelum dan selama kehamilannya. ibu menyusui perlu makan lebih banyak dibandingkan pada saat hamil. 
 
Berikut ini adalah nutrisi-nutrisi yg penting untuk bunda yg sedang dalam masa menyusui. .
 

Kalori 

Kebutuhan kalori pada masa menyusui jauh lebih besar dibandingkan pada waktu hamil. Pada umumnya wanita menyusui memerlukan tambahan 500 kalori diatas kebutuhan hariannya. Kebutuhan ini akan jauh lebih banyak lagi apabila anda menyusui bayi kembar.

Sekalipun tubuh anda menyimpan banyak lemak pada waktu hamil, simpanan tersebut tidak akan mencukupi seluruh kebutuhan kalori. Sisanya harus didapatkan dari makanan.

Bila menyusui selama 3 bulan, atau berat anda dibawah berat badan ideal, maka asupan kalori harus lebih banyak lagi.

Protein 

Wanita hamil membutuhkan protein 30 - 40% lebih banyak dari kebutuhan normal.

Untuk memenuhi kebutuhan selama menyusui, setiap hari anda harus mengkonsumsi 65 g protein selama 6 bulan pertama dilanjutkan 62 g selama 6 bulan kedua. Beberapa penyelidikan menyebutkan kebutuhan protein selama menyusui bahkan lebih besar dari angka-angka tadi.

Apabila anda kurang mengkonsumsi protein maka produksi air susu pun akan berkurang. Cadangan protein dalam tubuh anda juga akan berkurang

Bahan makanan sebagai sumber protein kualitas tinggi adalah ikan dan seafood, unggas, daging sapi, daging domba, daging babi, hati, dan telur. Sumber lain adalah semua jenis kacang dan serealia. Susu dan produk olahannya seperti keju dan yogurt juga kaya protein.

Anda bisa juga mempertimbangkan mengganti susu sapi segar dengan minuman bergizi seimbang, S-26* MAMA misalnya. Selain memberikan 9.5 g protein per sajian, S-26 MAMA juga diperkaya dengan vitamin dan mineral lengkap.

DHA 

Asam lemak dokosahexsaenoat (DHA) amat penting bagi perkembangan daya lihat dan mental bayi. Asupan DHA berpengaruh langsung pada kandungan DHA dalam air susu ibu. Para ahli riset telah menemukan hubungan erat antara kandungan DHA dalam ASI dengan daya lihat bayi.

Para ahli menganjurkan asupan DHA bagi wanita hamil sebesar 300 mg perhari.

Telur, otak, hati, dan ikan adalah bahan-bahan makanan kaya DHA. Beberapa minuman yang diformulasikan secara khusus, seperti S-26 MAMA misalnya, telah diperkaya dengan DHA.

Vitamin dam mineral 

Kandungan vitamin dalam air susu mencerminkan kandungan vitamin dalam makanan ibu. Kecukupan mineral dari bayi yang disusui sangat tergantung pada air susu ibunya.

Kebutuhan vitamin dan mineral wanita menyusui lebih tinggi dari kebutuhan normal. Vitamin A, vitamin B 6, vitamin D, asam folat, kalsium, dan seng sangat diperlukan selama masa menyusui.

Vitamin A 

Vitamin A sangat penting bagi kesehatan kulit, kelenjar, serta fungsi mata. Sekalipun pada waktu lahir bayi memiliki simpanan vitamin A, ASI tetap menjadi sumber penting dari vitamin A dan karoten (zat gizi yang banyak terdapat secara alami dalam buah-buahan dan sayur-sayuran). Penyelidikian menunjukkan bahwa karoten dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Wanita menyusui berusia 19 tahun keatas dianjurkan mengkonsumsi 1,300 mcg vitamin A per hari.

Hati, telur, dan keju merupakan sumber-sumber vitamin A yang baik. Vitamin A juga terdapat dalam beta-karoten serta karotenoid lainnya

Berdasarkan manfaat-manfaat ini, mungkin anda ingin menggunakan suplemen nutrisi yang mengandung beta-karoten dan karotenoid lain sebagai sumber vitamin A. S26 MAMA diperkaya dengan karoteniod alami. MATERNA diperkaya dengan beta-karoten..

Vitamin B6 

Vitamin B6 membantu penyerapan protein dan meningkatkan fungsi syaraf. Oleh karena kebutuhan protein meningkat selama menyusui, anda memerlukan lebih banyak vitamin B 6.

Asupan vitamin B6 sebesar 2.0 mg per hari dianjurkan bagi wanita menyusui.

Daging, hati, padi-padian, kacang polong, dan kentang adalah sumber-sumber vitamin B6 yang baik.

Vitamin D 

Vitamin D membantu pembentukan dan pemeliharaan tulang. Selain itu vitamin D juga diperlukan untuk penyerapan kalsium.

Walaupun kebutuhan vitamin D sama seperti biasa, asupan yang cukup tetap harus dijamin—setidaknya 5 mcg per hari. Bila anda kekurangan vitamin D maka bayi hanya menerima sedikit kalsium dari air susu ibu. Dengan demikian bayi beresiko menderita ricketsia, satu penyakit yang menyebabkan deformasi tulang.

Ikan, hati, dan kuning telur banyak mengandung vitamin D. Suplemen nutrisi seperti S-26 MAMA /font> dapat anda pilih untuk menjamin kecukupan asupan vitamin D.

Asam folat 

Asam folat sangat dibutuhkan dalam pertumbuhan dan pembelahan sel secara normal.

Wanita menyusui harus mengkonsumsi 500 mcg asam folat setiap hari.

Asam folat banyak terdapat dalam hati, daun sayur wana hijau, jeruk, dan semangka. Akan tetapi, karena belum diketahui secara pasti berapa banyak asam folat dalam makanan yang dapat diserap, anda perlu mengkonsumsi suplemen vitamin atau susu untuk menjamin asupan yang memadai.

Kalsium 

Kalsium membantu pertumbuhan tulang dan gigi, serta meningkatkan fungsi otot dan syaraf.

Kebutuhan kalsium selama menyusui tidak meningkat tetapi asupan hariannya harus terjamin. Wanita menyusui berusia 19 tahun keatas harus mengkonsumsi 1000 mg kalsium per hari. Bila asupan kalsium dari makanan tidak mencukupi, secara alami ASI akan mengambil kalsium dari tulang anda. Akibatnya anda beresiko besar mengalami fraktur (patah tulang).

Susu dan produk olahannya, ikan salmon dan sarden bertulang, serta bayam, adalah sumber kalsium yang baik. Akan tetapi, sekalipun anda banyak mengkonsumsi makanan berkalori tinggi, belum tentu kalsium anda terpenuhi. Dalam hal ini, anda tetap membutuhkan suplemen.

Seng 

Lebih dari 100 enzim yang terlibat dalam pencernaan dan metabolisme memerlukan seng. ASI rendah seng akan mengganggu selera makan dan pertumbuhan bayi.

Asupan seng harian sebesar 12 mg dianjurkan bagi wanita menyusui berusia 19 tahun keatas

Seafood, hati, dan daging banyak mengandung seng. Beberapa studi menunjukkan, wanita menyusui justru mengkonsumsi seng kurang dari kecukupan gizi yang dianjurkan. Oleh karena itu penggunaan suplemen dapat membantu.

 
Nah, sekarang bunda tau kan pentingnya nutrisi-nutrisi saat masa kehamilan maupun saat masa menyusui..
ayoo buat para bunda persiapkan nutrisi-nutrisi yg penting tersebut sebelum masa kehamilan maupun sebelum masa menyusui, agar bayi lahir sehat :)
kesehatan bunda = kesehatan bayi juga..
Semoga artikel di atas bermanfaat untuk para bunda :)
1 Komentar

17 Sep 2012 08:15

bagus.....