Tanya Ahli

Kirimkan pertanyaan Anda seputar gizi ibu dan anak, yang akan dijawab oleh Tanya Ahli SGM.

Peran Ibu untuk Pemimpin Kecil

Oleh Lina Prihatin 18 Oct 2013

poster             

 

Bila ada yang bertanya padaku, “bunda…kelak anak-anak anda ingin anda jadikan apa?

Umm…jawabannya gampang—gampang susah, karena antara harapan dan takut mendahului takdir. Namun disisi lain, salah satu mimpi besarku adalah aku ingin melahirkan dan memberikan anak yang terbaik untuk kepentingan agama dan negeri tercinta ini.

Dalam kehidupan ini, tak penting siapa mereka nantinya, tapi yang penting adalah mereka mau jadi apa. Terkait hal itu, maka anak-anaklah yang mampu menjawab kelak. Peranku sebagi ibu yang paling dekat dalam proses tumbuh kembangnya adalah memastikan memberikan support terbaik dalam kebutuhan dasarnya, yakni asuh-asih-asah.

Dalam asuh, aku harus yakin bahwa anak-anakku telah mendapat nutrisi yang baik. Dalam asih, aku harus membangun kedekatan emosional, kasih sayang dan basic trust agar kelak bisa menjadi kenangan indah mereka. Terakhir, dalam asah, memberikan stimulasi yang tepat dan dapat membangun kapasitas dan karakter kepemimpinan yang mulia dan berkualitas.

Namun, bersamaan dengan tugas itu, maka perlu didasari oleh fondasi pengasuhan yang baik (grand parenting). Belajar tentang parenting ini menjadi bagian dari ikhtiarku mempersiapkan pemimpin kecil itu kelak. Kini aku bergabung dalam Institut Ibu Profesional; sebuah komunitas ibu rumah tangga yang peduli akan peningkatan kualitas diri dan keluarganya. Banyak manfaat yang kudapatkan disana. Ilmu, silaturahmi, jejaring sosial dan penguatan ruh, sehingga aku semakin enjoy dan tenang mengasuh dan mendidik ketiga buah hatiku.

Untuk jalur pendidikan anak-anak, maka kami sekeluarga memilih home schooling / home education (HS/HE). Pilihan ini adalah visi dan ideologi kami (aku dan suami) saat merumuskan tujuan pengasuhan kami diawal masa berumah tangga 6 (enam) tahun silam. Kami mencoba mengambil tanggung jawab pendidikan dasar anak-anak kami untuk berada dalam tangan ayah-ibunya sendiri.

Semoga kami diberi kekuatan untuk dapat mendidik anak-anak kami bersama ilmu dan cinta, agar kelak mereka tumbuh dan terbentuk sesuai panggilan hatinya serta menjadi makhluk Tuhan yang menebar manfaat kepada sesama dan alam semesta.

Allahul Musta’an

Lina Ibune Azzam