Tanya Ahli

Kirimkan pertanyaan Anda seputar gizi ibu dan anak, yang akan dijawab oleh Tanya Ahli SGM.

Workshop dan Talk Show "Makanan Bergizi Untuk Sang Buah Hati"

Oleh Nutrisi Bangsa 27 May 2014

Peserta NUBGath

Sahabat nutrisi,

Pada hari Sabtu, 17 Mei 2014, Sarihusada bersama Nutrisi Untuk Bangsa mengadakan workshop dan talk show dalam rangka off line gathering bersama para blogger dan follower Nutrisi Untuk Bangsa.

Kegiatan yang bertema “Makanan Bergizi Untuk Sang Buah Hati” ini dilaksanakan di Restoran Makan Makan, Jl. Wijaya 1 No. 81, Jakarta Selatan.

Setelah sambutan oleh Mas Novan sebagai perwakilan dari Sarihusada, dokter Cindiawaty Pudjiati MARS, MS, SpGK, spesialis gizi klinis memberikan penjelasan mengenai gizi dan makanan bergizi bagi si kecil.

Dalam paparannya dokter Cindy menyampaikan bahwa seorang ibu harus mulai memperhatikan masalah gizi sejak hamil, bukan setelah anak lahir. Sesungguhnya gerakan 1000 hari pertama kehidupan anak dimulai sejak ibu hamil. Hal ini menjadi penting bagi si buah hati, karena bila gizi yang diberikan pada saat kehamilan tidak maksimal makan akan dapat menyebabkan kerusakan permanen pada otak dan tubuh bayi.

“Memang,” kata dokter Cindy, “Ketika hamil, apalagi pada trimester pertama, biasanya ibu merasa mual bahkan muntah, sehingga tidak berselera makan. Akan tetapi, makanlah dengan otak, jangan dengan perasaan.”

Dokter cantik yang awet muda ini menambahkan bahwa kesadaran akan memberikan asupan gizi yang maksimal pada janin akan membantu ibu mengatasi rasa mual dan muntah ini.

Asupan gizi yang dikonsumsi anak-anak di bawah usia 2 tahun akan memaksimalkan sel otak dan pembentukan organ tubuh. Kemudian sampai anak usia 5 tahun makanan bergizi maksimal akan mengoptimalkan pertumbuhan otak anak.

Dokter Cindy juga menjelaskan manfaat gizi bagi anak, di antaranya yaitu untuk memberi energi, meningkatkan daya tahan tubuh, tumbuh kembang dan metabolisme. Pada usia sekolah akan terlihat sekali anak-anak yang tidak mendapatkan gizi secara maksimal. Ciri-cirinya adalah si anak tampak lesu, pucat, tidak bersemangat. Hal seperti ini disebabkan karena si anak tidak mendapatkan sarapan dengan gizi yang seimbang sehingga anak menderita anemia, kekurangan zat besi, dan energi untuk beraktifitas.

Di bagian akhir paparannya, dokter Cindy menceritakan bahwa permasalahan yang dihadapi sekarang secara umum adalah rendahnya tinggi rata-rata orang Indonesia serta banyaknya orang yang menderita kekurangan vitamin D. Kekurangan vitamin D akan berrisiko terkena kanker, tekanan darah tingg, penyakit jantung dan lain-lain.

“Padahal negara kita ini kaya akan sinar matahari,” tambahnya. “ Sumber vitamin D yang baik adalah sinar matahari. Jadi jangan malas berjemur di pagi hari, sekitar pukul 7 – 9 pagi.”

Oleh karena itu, dokter Cindy menghimbau agar anak dibiasakan bermain di luar rumah agar terkena sinar matahari.
Demo Memasak

Setelah dokter Cindy menyampaikan paparannya mengenai gizi bagi si buah hati, maka tiba giliran mbak Nina Yusab, founder Komunitas Langsung Enak, untuk menyampaikan pengalamannya dalam memberikan dan membiasakan anak-anaknya makan.

Masalah picky eater merupakan masalah yang paling sering dihadapi orangtua. Akan tetapi, kata mbak Nina, orangtua harus introspeksi diri sebelum mengeluh anaknya susah makan. Bagaimana sikap orangtua terhadap makan dan makanan. Karena perilaku anak adalah cerminan dari perilaku orangtua sendiri.

“Jangan berharap anaknya mau makan sayur, kalau orangtua, terutama ibu, tidak pernah makan sayur” ujar mbak Nina yang energik ini.

Kemudian harus dilihat juga penyebab anak menjadi picky eater. Suasanan makan yang tidak menyenangkan dapat menjadi sebabnya.

“Misalnya,” tambah mbak Nina, “Kapasitas lambung anak kan kecil, lalu disiapkan makanan sepiring penuh, dan harus dihabiskan. Hal ini akan menimbulkan trauma pada anak yang akhirnya menyebabkan anak menganggap makan merupakan kegiatan yang mengerikan.”

Untuk menghadapi anak yang picky eater ini, mbak Nina Yusab memberika saran, yaitu: selidiki sebabnya terlebih dahulu dan kemudian perbaiki, buatlah makanan yang bervariasi dan menarik, juga ciptakan suasana makan yang menyenangkan.

“Mengajak anak mempersiapkan makanannya sambil bercerita tentang kandungan maupun bentuk bahan-bahan makanan dan manfaatnya, akan dapat membangkitkan minat makan anak” lanjut mbak Nina. “Biarkan anak, terutama batita, menyendok dan menyuapkan makanannya ke mulut sendiri. Memang pasti berantakan, tapi itu bisa dibersihkan. Bayangkan manfaatnya untuk anak.”

Menutup paparannya, mbak Nina memperlihatkan cara membuat Burger Tempe dan Banana Strawberry Smoothie. Keduanya merupakan resep sederhana yang dapat dipersiapkan bersama si kecil. Rasanya pun pasti disukai.

Lomba Menghias Bento.

Di akhir acara off line gathering ini diadakan lomba menghias bento. Lomba ini diikuti oleh 5 kelompok, yang masing-masing terdiri dari 4 orang anggota.

Seru sekali! Dan ternyata para blogger ini kreatif. Baik kreatif menghias bento, juga dalam menceritakan tema bento yang dibuatnya.

Dalam lomba ini kelompok Uwienak Tenan keluar sebagai pemenangnya. Selamat ya!! Ini dia hasil karyanya…

Wuienak tenan

Nah, sahabat nutrisi, menyenangkan ya acara off line gathering Sarihusada – Nutrisi Untuk Bangsa bersama para blogger dan follower.

Sampai bertemu di acara berikutnya ya.

Bbento