Mengenal Produk Turunan Susu Berikut Kandungan Gizinya

Oleh Nutrisi Untuk Bangsa 06 Jun 2020

Bunda tentu sudah mengetahui susu mengandung gizi lengkap dan memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk menunjang pertumbuhan Si Kecil. Karbohidrat utama dalam produk susu adalah laktosa, gula susu yang terdiri dari dua gula sederhana, glukosa dan galaktosa.

Saat bayi, Si Kecil menghasilkan enzim pencernaan yang disebut laktase, yang memecah laktosa dari ASI. Namun, banyak orang kehilangan kemampuan untuk memecah laktosa di masa dewasa. Faktanya, sekitar 75% dari populasi orang dewasa di dunia tidak dapat memecah laktosa - sebuah fenomena yang disebut intoleransi laktosa.1

Orang yang tidak toleran terhadap laktosa memiliki gejala pencernaan ketika mengonsumsi produk susu, antara lain mual, muntah, diare dan gejala terkait. Namun, orang yang tidak toleran terhadap laktosa kadang-kadang dapat mengonsumsi susu fermentasi (seperti yogurt) atau produk susu tinggi lemak seperti mentega.2

Ada sejumlah produk turunan susu yang bisa dipertimbangkan untuk dikonsumsi jika memang konsumsi susu tidak memungkinkan karena faktor intoleransi laktosa. Berikut sejumlah produk turunan susu yang juga memiliki nilai gizi yang bisa dipertimbangkan untuk dikonsumsi:

1.Yogurt

Yogurt merupakan salah satu makanan popular di dunia, terbuat dari susu dengan ditambahkan kultur bakteri yang dikenal sebagai “kultur yogurt” (Lactobacillus dan Streptococcus) ke dalam susu. Yogurt merupakan bentuk susu fermentasi. Produk ini telah menjadi fokus dari berbagai penelitian dan diyakini memiliki beberapa manfaat kesehatan yang positif, antara lain menjaga kesehatan usus.

2. Keju

Keju adalah produk susu fermentasi, dan bervariasi dalam berbagai bentuk dan ukuran. Beberapa keju bertekstur keras dan sangat kuat, sedangkan jenis keju lainnya ringan dan lunak. Ulasan sistematis terbaru tentang keju menunjukkan bahwa produk turunan susu ini bermanfaat dalam menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan diabetes tipe 2.3 Terkait kandungan gizi, keju adalah sumber protein yang sangat baik, dan juga tinggi lemak. Jadi tetap batasi konsumsinya dalam jumlah secukupnya, tidak berlebihan.

3. Kefir

Kefir adalah makanan susu fermentasi sehat yang berasal dari Rusia, dan menyediakan sejumlah besar bakteri menguntungkan. Untuk membuat kefir, starter bakteri dikombinasikan dengan susu dan dibiarkan di tempat yang hangat untuk difermentasi. Selama proses fermentasi, asam laktat memecah laktosa dalam susu, yang berarti bahwa individu dengan intoleransi laktosa dapat menikmati kefir dengan aman tanpa khawatir mengalami gangguan pencernaan. Setelah fermentasi, tekstur kefir menyerupai krim asam, yaitu tebal dan rasanya asam.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa bakteri dalam kefir dapat memberikan beberapa manfaat kesehatan, terutama terkait kesehatan usus. Penelitian menunjukkan bahwa bakteri baik dalam kefir dapat memodulasi sistem kekebalan tubuh dan memiliki sifat anti-peradangan.4

4. Mentega

Mentega adalah produk turunan susu tinggi lemak yang dibuat murni dari susu atau krim yang diaduk. Meskipun memiliki sejumlah stigma negatif di masa lalu karena kandungan lemak jenuh, mentega telah menjadi semakin popular selama beberapa tahun terakhir. namun studi menunjukkan lemak jenuh dalam mentega tidaklah ‘sejahat’ seperti yang dituduhkan selama ini.5 Namun demikian, meskipun mengandung beberapa nilai gizi (vitamin A dan D), mentega tidak terlalu padat nutrisi, jadi konsumsilah dalam jumlah yang tidak berlebihan.

Keyword: produk turunan susu, manfaat yogurt, manfaat kefir, kandungan lemak pada mentega, manfaat keju, lemak pada keju

Referensi:

1.https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0002822300001620

2.https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/11157352/

3.https://academic.oup.com/ajcn/article/98/4/1066/4577090

4.https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4854945/

5.https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5475232/

https://www.nutritionadvance.com/dairy-products/

https://www.healthline.com/nutrition/is-dairy-bad-or-good#intolerance