Ragam Nutrisi Penunjang Perkembangan Otak Si Kecil

Oleh Nutrisi Untuk Bangsa 30 Mar 2020

Bunda tentu tahu bahwa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sangat penting untuk perkembangan otak Si Kecil dan makanan dalam hal ini memainkan peran penting. Cara otak berkembang selama kehamilan dan selama dua tahun pertama kehidupan seperti perancah: Periode ini benar-benar menentukan perkembangan otak seorang anak.

Saraf tumbuh dan terhubung dan ditutupi dengan mielin, menciptakan kinerja otak. Koneksi dan perubahan itu mempengaruhi sistem sensorik, pembelajaran, memori, perhatian, kecepatan pemrosesan, kemampuan mengendalikan impuls dan suasana hati, dan bahkan kemampuan untuk melakukan banyak tugas atau rencana. Koneksi dan perubahan itu tidak dapat diurungkan atau dibalikkan.

Lingkungan tempat tinggal seorang anak, dan bagaimana mereka dicintai dan diasuh, memegang peran penting untuk koneksi dan perubahan ini. Memberikan ASI untuk Si Kecil juga dapat membuat perbedaan signifikan. Bukan hanya ASI menyediakan semua zat gizi yang dibutuhkan Si Kecil, namun proses menyusui itu sendiri menciptakan bonding Bunda dan Si Kecil yang amat berharga.

Karbohidrat kompleks: merupakan bahan bakar utama bagi berjalannya fungsi otak. Makanan kaya antioksidan bermanfaat untuk merawat saraf-saraf halus pada otak, serta menjaga neuron dan sel dari radikal bebas. Sedangkan kolin membantu otak untuk berkomunikasi dengan seluruh anggota tubuh, melalui jalinan saraf.

Berikut ini ragam zat gizi yang dibutuhkan untuk menunjang pertumbuhan otak Si Kecil:

Protein

Protein mengarahkan sel saraf dan memindahkannya ke tempat yang tepat di otak. Protein membantu optimalkan perkembangan panca indera si Kecil.

DHA atau Omega 3

Si Kecil membutuhkan Docosahexaenoic Acid (DHA) untuk perkembangan otak yang optimal. Asam lemak ini meningkatkan perkembangan psikomotorik dan perkembangan mental Si Kecil.

Zat besi

Si Kecil membutuhkan zat besi agar otaknya bisa berkembang secara optimal. Zat besi merupakan mineral yang dibutuhkan tubuh untuk pembentukan hemoglobin atau sel darah merah.

Seng

Seperti zat besi, seng membantu optimalkan fungsi dan kinerja otak si Kecil. Seng berperan untuk memproduksi sel darah putih agar tubuh mampu melawan infeksi. Seng juga yang memastikan sel di dalam tubuh bisa selalu berkembang dan memperbaiki kerusakan yang terjadi.

Kolin

Kolin berguna untuk pembentukan tulang belakang dan perkembangan sel-sel otak. Menurut penelitian, kolin terbukti meningkatkan fungsi kognitif si Kecil.

Asam Folat

Asam folat mampu mencegah risiko terjadinya spina bifida (cacat tabung saraf) dan terbentuknya tumor otak pada Si Kecil. Angka Kecukupan Gizi Indonesia (AKG) 2013, merekomendasikan Ibu hamil untuk mengonsumsi 600 mcg asam folat.

Vitamin B6

Vitamin B6 penting untuk pembentukan dan perkembangan sistem saraf pusat pada janin. Dalam masa perkembangan Si Kecil, vitamin B6 diperlukan untuk perkembangan kemampuan anak dalam beradaptasi dengan lingkungannya.

Vitamin B12

Vitamin B12 membantu pembentukan myelin pada jaringan saraf Si Kecil.

Referensi

https://www.health.harvard.edu/blog/brain-food-children-nutrition-2018012313168

https://www.webmd.com/parenting/features/brain-foods-for-children#1

https://www.nutriclub.co.id/parentsguideacademy/parenting-article/feed/nutrisi-untuk-mendukung-perkembangan-otak-bayi