News & Activity

Sarihusada Selenggarakan ‘Karnaval Ayo Melek Gizi’

Latest Update: 25 Jan 2015

ongmarch yang diikuti 500 peserta, edukasi dan konsultasi gizi serta demo masak makanan sehat, berpusat di Silang Barat Daya Monas Jakarta.

’Karnaval Ayo Melek Gizi’ adalah salah satu inovasi dari kampanye ‘Ayo Melek Gizi’ yang merupakan inisiatif Sarihusada dalam mengatasi permasalahan gizi di Indonesia melalui edukasi mengenai konsep gizi seimbang. Sejak dicanangkan tahun 2009, kampanye ‘Ayo Melek Gizi’ telah dilaksanakan dalam berbagai bentuk kegiatan, dan untuk pertama kalinya pada tahun ini diselenggarakan dalam bentuk eksibisi yang mengajak partisipasi masyarakat.

Olivier Pierredon, Presiden Direktur Sarihusada, mengatakan, ’Karnaval Ayo Melek Gizi’ adalah kampanye gizi oleh masyarakat-untuk masyarakat. Melalui kegiatan ini kami mengajak masyarakat, yang tergabung dalam berbagai komunitas, mengkampanyekan pentingnya gizi kepada sesama masyarakat dalam bentuk yang unik dan menghibur.”

longmarch (gerak jalan) dari Monas menuju Bundaran HI dan kembali lagi ke Monas, memberi kesempatan kepada masyarakat untuk dapat melihat secara langsung. Cara-cara mengolah makanan sehat dan bergizi ditampilkan melalui demo masak makanan sehat yang dibawakan oleh Chef Muto, host program televisi ‘KungFu Chef’. Sedangkan edukasi dan konsultasi gizi diselenggarakan melalui penyediaan seorang ahli gizi yang dapat ditemui langsung oleh pengunjung di lokasi acara. Pada kegiatan Karnaval Ayo Melek Gizi ini, Sarihusada juga menyerahkan donasi kepada anak-anak panti asuhan berupa pemberian susu pertumbuhan sebanyak 2.015 box.

Olivier Pierredon, Presiden Direktur Sarihusada, memaparkan, “Permasalahan gizi di Indonesia masih memerlukan perhatian yang serius. Untuk itu, melalui ‘Karnaval Ayo Melek Gizi’ Sarihusada juga mengajak seluruh pihak untuk bekerjasama meningkatkan perhatian dan mencari jalan keluar untuk mengatasi permasalahan gizi.”

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 memperkirakan prevalensi balita gizi buruk dan kurang di Indonesia mencapai 19,6%, meningkat dibandingkan dengan data Riskesdas tahun 2010 yang sebesar 17,9% dan data Riskesdas tahun 2007 sebesar 18,4%.

Olivier Pierredon, Presiden Direktur Sarihusada.

AMG Connect (Ayo Melek Gizi Goes to Community Center, program dimana Sarihusada mengajak seluruh karyawan turun langsung mengedukasi ibu-ibu di pusat-pusat komunitas mengenai gizi seimbang dan pola makan sehat; serta Ayo Melek Gizi – Learning for All, program pendidikan gizi seimbang bagi seluruh karyawan Sarihusada yang terbagi dalam tiga level yaitu AMG Advocates, AMG Experts, dan AMG Ambassadors.

Back to Archive