Kiat menangani anak yang penasaran

Oleh Nutrisi Untuk Bangsa 24 Oct 2017

Sahabat nutrisi,

Memasuki usia balita, ada saja hal-hal yang membuat orang tua harus menahan diri untuk tidak bereaksi secara mengejutkan ketika melihat si kecil melakukan hal-hal yang berpotensi berbahaya.

Bukan karena mereka nakal. namuk karena keingintahuan mereka yang sangat tinggi. Mereka berada dalam tahap yang selalu ingin tahu, dengan mengeksplorasi sekitar.

Bagaimana cara kita menangani akibat yang ditimbulkan karena rasa penasaran si kecil tersebut?

  • Jika si kecil tersetrum raket nyamuk, segera ambil raket tersebut. Periksa tangan atau kulitnya, dan tenangkan si kecil jika masih terkejut dengan memberikan segelas air. Simpan raket nyamuk ke tempat yang tidak terjangkau.
  • Jika meminum air cucian tangan, segera hentikan tindakannya ini, minta dia mengeluarkan air yang sudah telanjur masuk ke mulutnya. Jika sudah tertelan, beri si kecil air minum yang banyak dan berkumur. Jelaskan bahwa air cucian tangan ini air yang kotor dan dapat menimbulkan penyakit.
  • Jika makan sabun atau pasta gigi, minta si kecil segera berkumur dengan air matang, dan membuang sisa sabun atau pasta gigi di mulutnya. Agar si kecil terlepas dari rasa penasaran terhadap kedua benda ini, bisa juga orang tua mandi atau gosok gigi bersama si kecil, sambil menjelaskan fungsinya.
  • Menjilat kaca atau cermin. Kagum pada bayangan dirinya di cermin, seringkali membuat si kecil penasaran dan menjilatnya. Tindakan rajin membersihkan kaca atau cermin di rumah saja tidak cukup. SI kecil memang harus diberitahu bahwa benda itu kotor dan berbahaya untuk kesehatan.
  • Bereksplirasi dengan parfum atau lotion orang tua. Baunya yang wangi membuat balita tertarik, apalagi dia mungkin sering melihat ayah atau ibu mengoleskan lotion atau menyemprotkan minyak wangi, jelaskan padanya bahwa kedua benda ini tidak baik untuk kulitnya yang masih sensitif, dan letakkan di tempat yang sulit dijangkau.
  • Menggigit saudara atau teman, biasanya balita melakukan ini karena merasa gemas, namun kita harus segera menghentikan tindakannya ini dengan mengalihkan rasa gemasnya dengan belaian sayang.