Tip menyimpan makanan si kecil

Oleh Nutrisi Untuk Bangsa 07 Mar 2018

Sahabat nutrisi,

Kadang-kadang, masakan yang dipersiapkan untuk makan siang atau malam si kecil tidak dapat habis saat itu juga. Ada beberapa jenis makanan yang diolah untuk si kecil yang dapat kita simpan, untuk diberikan di waktu makan berikutnya.

Akan tetapi, sebaiknya pastikan makanan tersebut sudah matang dengan sempurna, sebelum akhirnya didinginkan supaya lebih tahan lama. Hal ini untuk menghindari munculnya bakteri yang berbahaya bagi pencernaan.

Berikut beberapa tip untuk menyimpan makanan si kecil:

  • Setelah bahan makanan diolah dan matang sempurna, biarkan dingin dengan suhu ruangan terlebih dahulu sebelum dimasukan ke dalam tempat-tempat penyimpan makanan, berpenutup rapat.

  • Bekukan makanan-makanan tersebut dengan suhu 18 derajat Celcius atau lebih dingin lagi

  • Beri tanggal pembuatannya

  • Makanan beku dapat bertahan sampai 3 bulan di dalam freezer, tanpa mengubah apapun. Jika ingin menghidangkannya, ibu dapat mencairkan atau memanaskannya

  • Makanan yang sudah dipanaskan, jangan dibekukan lagi. Jika tidak habis, buang saja.

Berikut tip memanaskan makanan bayi yang telah dibekukan:

  • Panaskan dengan microwave atau denga panci dan kompor sampai mendidih. Pastikan suhunya sudah panas, dan makanan sudah matang lagi. Biarkan sampai agak dingin sebelum diberikan pada si kecil.

  • Jika menggunakan kontainer makanan, letakkan kontainer tersebut ke dalam air panas

  • Tidak memanaskan makanan beku lebih dari sekali, karena dapat mengandung bakteri.

  • Jangan biarkan terlalu lama di suhu ruang, maksimal dua jam, untuk menghindari perkembangan bakteri.

Sumber: Nutriclub