Membangkitkan kreativitas anak

Oleh Nutrisi Untuk Bangsa 01 Sep 2017

Sahabat nutrisi,

Ternyata untuk membangkitkan kreativitas anak, kita perlu memancing cara berpikir anak. Psikolog Vera Itabiliana, dari Ilmu Psikologi Terapan UI mengatakan pada Novabahwa cara berpikir terbagi menjadi dua, yaitu konvergen dan divergen.

Cara berpikir konvergen merupakan cara berpikir mengerucut di mana satu pertanyaan menghasilkan satu yang sudah pasti. Misalnya pertanyaan tentang penemuan sesuatu. Cara berpikir konvergen penting untuk memberi pemahaman dasar pada anak.

Sementara cara berpikir divergen merupakan cara berpikir luas, di mana anak diberi satu pertanyaan yang memungkinkan dia bisa menjawab dengan banyak jawaban, misalnya kegunaan saputangan. Dapat digunakan untuk membersihkan muka, menutup hidung, mengikat rambut dan sebagainya.

Menurut Vera, dua pertanyaan itu harus disampaikan agar anak menjadi kreatif. Pertanyaan konvergen untuk pengetahuan dasar, lalu disambung dengan pertanyaan divergen untuk memancing imajinasinya.

Kreativitas merupakan kemampuan untuk menciptakan berbagai hasil karya yang sesuai dengan ide, pengalaman dan pengetahuan. Hal-hal tersebut tidaklah muncul begitu saja, akan tetapi membutuhkan proses, upaya dan dukungan dari lingkungan sekitar, terutama dari orang tua.

Bermain, adalah salah satu sarana penting untuk merangsang perkembangan imajinasi yang akhirnya dapat menumbuhkan kreativitas anak.

Berikan permainan yang bersifat edukatif pada anak-anak, serta permainan yang melibatkan kelompok agar mereka mampu menumbuhkan ide, imajinasi dan kemampuan berpikir serta berkreasi.