Main Di Luar Rumah, Yuk!

Oleh Nutrisi Bangsa 23 Sep 2014

Sahabat nutrisi,

Dewasa ini anak-anak lebih suka bermain di dalam rumah. Selain karena berkurangnya lahan bermain di ruang terbuka, berkembangnya teknologi juga membuat banyak anak lebih memilih untuk bermain di dalam rumah. Hal ini juga didukung oleh banyak orangtua dengan alasan lebih mudah mengawasi anak, dan tidak takut anak menjadi kotor.

Padahal bermain di luar rumah merupakan bagian yang penting dari perkembangan fisik, kesehatan mental dan sosial dari anak. Berikut beberapa manfaat bermain di luar rumah bagi tumbuh kembang anak:

1. Anak yang sering bermain di luar rumah memiliki tubuh yang lebih sehat.

2. Berjiwa kreatif.

3. Memiliki kecerdasan sosial yang lebih daripada anak yang tidak bermain di luar rumah.

4. Memiliki jiwa eksplorasi dan rasa ingin tahu yang besar

5. Memiliki kepribadian yang kuat dan berani dalam mengambil keputusan.

6. Lebih tangkas.

7. Memiliki kemampuan lebih untuk membedakan orientasi ruang dan arah.

8. Lebih dapat bekerja sama dalam tim.

9. Lebih memiliki rasa toleransi terhadap sesama.

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP) setiap anak hendaknya bermain di luar rumah selama 60 menit setiap harinya.

Orangtua hendaknya memberikan jalan agar anak dapat bermain di luar. Jika alasan orangtua enggan mengizinkan anak bermain adalah keamanan, maka orangtua dapat ikut bermain bersama, atau sekedar berada di sekitar tempat bermain.

Terkadang kotor juga menjadi alasan keengganan orangtua mengizinkan anak bermain di luar. Cobalah mengubah cara pandang tersebut. Pikirkan manfaat yang diperoleh dengan membiarkan anak bermain di luar.

Yuk, ajak anak-anal bermain di luar!

Sumber: Berita Satu