Tips Memilih Sekolah Untuk Anak

Oleh Nutrisi Bangsa 03 Dec 2014

bji02600003

Sahabat nutrisi,

Memasuki akhir tahun, biasanya pendaftaran sekolah-sekolah sudah dimulai. Terutama sekolah-sekolah swasta. Berbagai cara dilakukan untuk menarik minat orangtua dan calon murid, seperti mengadakan open house atau try out (percobaan mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah).

Sebagai orangtua, kita harus berhati-hati dalam memilih sekolah. Memilih sekolah ibaratnya merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan anak-anak. Terutama untuk tingkat taman kanak kanak dan sekolah dasar.

Psikolog dan pengamat pendidikan anak, Seto Mulyadi menekankan bahwa di tengah berbagai macam sekolah dengan metode pengajaran serta fasilitas yang bermacam, hendaknya menjadikan orangtua kritis dalam memilihkan sekolah untuk anak. Orangtua harus memiliki prinsip tentang pendidikan untuk anak, agar dapat memilih sekolah berdasarkan kebutuhan anak.

Sementara itu, psikolog Roslina Verauli mengatakan agar orangtua melihat kesiapan dan kecukupan umur si anak. Jangan paksa anak mengikuti pendidikan formal jika ia belum siap atau belum cukup umur.

Berikut beberapa tips untuk memilih sekolah:

  1. Pelajari visi dan misi sekolah, karena akan menunjukkan kurikulum yang mereka gunakan, atau mereka aplikasikan dalam kegiatan belajar mengajar. Apakah visi misi sekolah tersebut sudah sesuai dengan nilai-nilai pendidikan dalam keluarga?
  2. Pertimbangkan kualitas tenaga pengajar, karena guru serta staf sekolah, karena mereka adalah ujung tombak apakah kegiatan belajar mengajar akan menyenangkan atau tidak.
  3. Perhatikan kondisi dan keadaan sekolah serta lingkungan sekitarnya, termasuk saran dan prasarana di sekolah. Apakah sudah cukup untuk mendukung proses belajar mengajar yang menyenangkan bagi anak?
  4. Pertimbangkan jarak antara sekolah dan rumah, jarak yang terlalu jauh akan membuat anak kelelahan di jalan dan dapat membuatnya tidak semangat belajar.
  5. Kenali karakter dan kebutuhan anak untuk menentukan sekolah yang sesuai.
  6. Pengetahuan akan karakter dan kebutuhan anak dapat membantu orangtua untuk mengenali kebutuhan akan lamanya durasi pelajaran di sekolah, serta komposisi pelajaran. Karena memang ada anak yang memang tidak betah duduk lama, dan harus banyak bergerak.
  7. Perhitungkan kemampuan finansial anda. Pastikan anak tidak akan terputus di tengah jalan.

Di masa kini, pertimbangannya bukan lagi sekadar biaya mahal menentukan kualitas. Orangtua harus cerdas melihat seberapa besar dampak yang bisa diberikan sekolah bagi pertumbuhan kecerdasan kognitif dan emosional anak dengan seimbang.

Sumber: Kompas

2 Komentar

20 Feb 2015 13:16

Terima kasih tipsnya...

Nutrisi Bangsa

21 Feb 2015 13:49

Sama-sama bunda :)

10 Dec 2014 13:53

bu klo ada sekolah yang jauh tapi bagu dan ada yang dekat tapi kurang berkualitas sementara minat sekolah anak kurang , sebaiknya kemana ya bu ?