Bunda, Jangan Lupa Kesehatanmu!

Oleh Indah Sibarani 15 Mar 2012

Tiga kali hamil, tiga kali melahirkan dengan proses kehamilan dan kelahiran yang berbeda-beda, membuat saya berkesimpulan betapa pentingnya seorang ibu/bunda/mama/ummi, mempersiapkan segala sesuatunya terutama terkait dengan kesehatannya.

Kenapa penting? Di usia ke-40, saya mulai sering merasakan sakit, bermacam-macam sakit. Kadang kepala saya serasa mau pecah (migrain), kadang kaki dan tangan terasa nyeri, dan yang paling sering sih masuk angin. Yup, jika saya memforsir aktivitas, tak berapa lama pasti badan saya terasa kurang nyaman.  Ketika saya memeriksakan diri ke dokter, hanya satu yang diresepkan sang dokter: Jaga Kesehatan!

Dengan dalih sibuk mengurus anak, suami, urusan rumahtangga, atau pun pekerjaan, saya dan mungkin perempuan-perempuan yang lain lupa menjaga kesehatan diri sendiri. Padahal di jaman sekarang ini, dengan banyaknya informasi yang bisa didapat baik dari media cetak, internet, para pakar, ahli kesehatan, perempuan harus lebih peduli kesehatannya. Kesehatan diri yang menyeluruh, terutama saat perempuan sedang merencanakan kehamilan atau sedang hamil.

Mengapa saat hamil sangat penting menjaga kesehatan? Karena di saat itulah, kesehatan perempuan dipertaruhkan! Bagaimana akan melahirkan anak yang sehat, jika perempuan itu tidak peduli dengan kesehatannya.Dan, kesehatan yang baik diperoleh jika perempuan tercukupi kebutuhan nutrisinya. Nutrisi yang baik akan diperoleh kesehatan yang baik.

Bagaimana anak kita akan mendapatkan nutrisi yang baik, kalau perempuan yang mengandung anaknya, tidak mementingkan nutrisi untuknya?!

Bumil-bumil tercinta, yuk peduli dengan nutrisi kita. Karena nutrisi yang baik dan seimbang bagi ibu yang hamil menghasilkan anak-anak yang cerdas. Gizi yang baik sangat penting untuk pertumbuhan anak. Kekurangan gizi bisa menyebabkan anak bodoh bahkan bisa cacat!

Bagaimana caranya memperoleh nutrisi yang baik? Sebelum dan saat hamil, perempuan harus mencukupi kebutuhan nutrisinya dengan:

  • Yang pertama tentu saja adalah makan makanan yang sehat dan aman.  Bunda, selama hamil dan seterusnya tentu saja, makanlah makanan yang alami seperti sayuran, buah, makanan yang tidak berbahan pengawet atau tercemar pestisida, merkuri.
  • Jangan lupa asam folat selama kehamilan ya. Lebih baik lagi, sebelum mengandung perbanyak asam folat yang bisa kita dapat melalui kacang-kacangan, buah dari kelompok sitrus, bayam, brokoli. Susu yang berasam folat juga penting lho.
  • Yang ketiga dan sangat sangat penting: jauhi narkoba, alkohol, kafein dan asap rokok! Ini semua tidak ada bagus-bagusnya sama sekali. Kita tahu narkoba dan alkohol itu tidak baik, rasanya tak enak, buat apa kita mencobanya?

Perempuan di mana pun, setelah melahirkan tentu saja ingin menyusui anaknya. Tak ada wanita yang tak ingin memberikan ASI terutama ASI pertama, yang dikatakan sebagai ASI terbaik untuk pertumbuhan anak. Ibu yang menyusui bisa tiga kali merasa lapar dibandingkan ibu yang lainnya.

Ketika menyusui, perempuan juga harus mengutamakan nutrisinya. Apa yang dilakukan perempuan menyusui untuk menyeimbangkan nutrisinya? Makan-makanan yang berkalori dan protein, tentu saja. Vitamin A, B, B12, kalsium, dan zat besi.

Dari browsing di website Nutrisi Bangsa  dituliskan, dengan nutrisi yang baik, anak-anak akan tumbuh dan berkembang menjadi anak yang sehat dan cerdas!

Oh ya, selain memperhatikan kecukupan nutrisinya, untuk kesehatan dirinya, perempuan juga jangan lupa untuk rutin memeriksakan kesehatan reproduksinya.  Lebih baik mencegah dari pada sudah terkena penyakit, baru kita, perempuan, sadar diri. Perempuan yang peduli akan kesehatannya, berarti peduli akan anak-anaknya.

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog dari Nutrisi Bangsa bertema: “Ayo Dukung Bunda: Kesehatan Bunda Kesehatan Kita”.