Kesehatan keluarga berawal dari bunda

Oleh ayu setiati pramudya wardani 27 Jan 2012

Jaman sekarang makin banyak ibu yang membantu suami untuk menambah uang bulanan dan memutuskan menjadi wanita karir, walaupun banyak juga yang bekerja dirumah seperti bisnis online, buka usaha, dll. tapi tidak sedikit pula yang menjadi pegawai kantoran yang mungkin karirnya lebih menjanjikan dan lebih jelas gaji yang diterima tiap bulannya.
Sayangnya dengan kondisi ini banyak ibu yang mengalami dilema antara karir dan keluarga, apalagi untuk ibu yang baru melahirkan, atau mempunyai anak masih kecil yang tidak hanya materi saja yang diperlukan untuk biaya sekolah, namun juga yang membutuhkan perhatian, kasih sayang dan juga yang sama pentingnya nutrisi yang didapat di setiap harinya untuk tumbuh kembang anak tersebut.
saya akan bercerita pengalaman saya ketika sedang mengandung dan mengurus anak saya yang sekarang sudah berumur 2,5 tahun, walaupun saya bukan wanita karir tapi saya juga disibukan dengan kuliah saya yang sedikit kerepotan juga, namun itulah tanggung jawab saya yang harus saya jalani untuk anak saya agar hak dia terpenuhi.
Ketika saya hamil saya memutuskan tidak makan makanan pedas, padahal sebelumnya saya tidak bisa makan apabila makanan tersebut tidak pedas, lalu setiap bulan selalu check up usg, minum vitamin yang diberi oleh dokter, sering berjalan karena olahraga yang paling aman untuk ibu hamil adalah berjalan, minum susu khusus ibu hamil setiap hari agar nutrisi dapat terpenuhi, makanan sayur-sayuran yang matang, hindari makanan setengah matang, serta daging setengah matang. kemudian jauhi asap rokok, minuman akohol, dan kafein.
ketika saya melahirkan saya langsung memutuskan untuk memberi ASI eksklusif 6bulan lalu dilanjutkan dengan memberi makanan pendamping asi serta tetap memberi ASI sampai umur 2 tahun. saya memberikan ASI eksklusif sampai 6 bulan tanpa memberi makanan seperti pisang atau bubur kemasan, karena banyak ibu yang memberikan makanan pada usia 4 bulan dan 5 bulan alasannya banyak ibu yang khawatir karena takut anaknya tidak kenyang ketika hanya minum ASI dan mencampurkan dengan susu formula, padahal ASI sudah diciptakan dengan sempurna kualitasnya, juga banyaknya, itu semua sudah tercukupi untuk buah hati kita karena nutrisi dari ASI tersebut sudah lengkap itulah anugrah dari Tuhan yang diberikan kepada seorang ibu. untuk menjaga energi saya dan kualitas ASI yang baik saya sering makan ikan salmon yang banyak akan DHAnya untuk otak buah hati kita, lalu saya juga minum susu khusus ibu menyusui, sering makan sayuran hijau, dan banyak minum air. setelah anak saya 6 bulan saya mulai memberikan makan pendamping ASI, saya tidak memberikan bubur instan yang dijual di pasaran, saya lebih percaya dengan bubur buatan saya sendiri untuk memberikan variatif makanan agar anak saya tidak bosan, maka saya sering mencari resep yang sehat untuk bayi usia 6 bulan, saya juga suka memberikan jus buah untuk anak saya. tidak lupa juga anak saya rutinkan imunisasi, ini penting sekali untuk bayi kita yaitu program pengembangan imunisasi yang wajib adalah BCG, Hepatitis B, POLIO, DTP, dan campak. sering juga anak saya ikut posyandu untuk mengetahui berat badan dan tinggi badannya, ciri-ciri anak sehat pada umur 0-1 tahun adalah berat badan naik setiap bulannya, apabila berat badan tetap apalagi turun itu berarti anak kita tidak sehat, di posyandu juga kita dapat kapsul vitamin A diberikan 2x setahun setiap 6 bulan sekali yaitu bulan februari dan agustus. setelah anak saya umur 2,5 tahun saat ini, tetap saya bawa ke posyandu, memberi susu 2x sehari, makanan yang bergizi seperti bayam, ayam, tahu, tempe, ikan. dikeluarga saya biasaya tiap hari selalu ada menu ikan min 1x makan, karena ikan salah satu protein yang baik apalagi untuk seumur anak saya. selain  dari makanan kita juga harus memperhatikan kebersihan untuk anak kita, ajarilah anak sedini mungkin setiap dari luar untuk tertib mencuci tangan dan kaki pakai sabun terlebih ketika mau makan, mengajarka bahwa kebersihan sebagian dari iman juga penting agar anak kita mengerti bahwa banyak kuman yang dapat merugikan kesehatan. kemudian setiap 6 bulan sekali pula kita dapat kontrol anak kita dari penyakit cacingan, penanganan sedini dapat meminimaliskan cacing masuk ke dalam tubuh anak kita.
perlunya kesadaran penting akan kesehatan harus ditanamkan didiri kita sendiri, pola hidup, olahraga, cara berpikirpun dapat mempengaruhi kesehatan. ajarakanlah anak kita aka itu semua semakin dini semakin bagus agar kedepannya anak kita sudah terbiasa akan kebersihan dan kesehatan. kitalah sebagai orangtua terutama ibu dan didukung pula oleh sang ayah yang bertanggung jawab atas tumbuh kembang anak kita. semoga cerita saya dapat memotivasi yang lain agar dapat hidup sehat. karena ketika sehat  kita dapat dekat dengan orang yang kita sayang dan melindunginya, kemudian dengan sehat kita dapat melalukan aktifitas dengan baik dan lancar, maka dari itu anugerah dari tuhan yaitu berupa badan  dan pikiran sehat harus kita jaga dan kita sebar positifnya kepada setiap orang yang kita sayang. percayalah dengan kita sehat kita akan lebih berguna untuk orang lain.