Pahlawan Giziku

Oleh kurniakodok 19 Sep 2013

Orangtua berperan penting dalam proses tumbuh kembang anak. Sebisa mungkin orangtua akan selalu memberikan yang terbaik untuk anak - anaknya. Dalam artikel ini, yang akan lebih dibahas adalah peran dari seorang ibu.

Peran seorang ibu terhadap anak sudah dimulai bahkan sejak anak belum dilahirkan. Hal ini disebabkan oleh proses tumbuh kembang yang sudah dimulai sejak dalam rahim ibu. Sebisa mungkin ibu memiliki status gizi yang baik agar janin mendapatkan suplai nutrisi dalam jumlah yang sesuai untuk pertumbuhan dan perkembangannya.

Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2004, seorang ibu hamil membutuhkan tambahan asupan energi sebanyak 180 kkal selama trimester I serta 300 kkal selama trimester II dan III. Peningkatan kebutuhan ini digunakan untuk mensuplai nutrisi dari ibu ke janin.

Setelah bayi dilahirkan, ibu berperan untuk memberikan ASI Eksklusif selama 6 bulan. Baru setelah itu bayi dapat mengkonsumsi makanan pendamping ASI (MP ASI). Ketika sang anak beranjak remaja, ibupun senantiasa membimbing anak - anaknya  untuk menjadi yang terbaik. Setiap pagi ibu membuatkan sarapan dan terkadang juga mempersiapkan bekal makanan bergizi untuk anak - anaknya. Ibu juga yang melatih dan selalu mengingatkan anak - anaknya untuk mengonsumsi sayur dan buah.

Ketika sang anak pergi merantau, untuk kuliah misalnya, ibu tidak akan berhenti memastikan anaknya mengonsumsi makanan yang bergizi. Biasanya dengan menelepon untuk sekedar menanyakan sudah makan atau belum, hari ini makan pakai apa, jangan lupa makan sayur dan bla bla bla, ibu tidak pernah bosan untuk menanyakan hal - hal seperti itu. (oke paragraf yang satu ini memang curhatannya penulis yang sedang merantau di pulau sebrang, hehe).

Dengan melatih anak mengonsumsi makanan bergizi sejak usia dini, kemungkinan besar anak akan terbiasa. Mengatur suatu hal menjadi kebiasaan bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu peran ibu sangat besar dalam hal ini.

Terimakasih Ibu <3

Peran ibu untuk si pemimpin kecil