Perhatikan Pola Tidur Anak

Oleh Nutrisi Bangsa 21 Feb 2013

Sahabat nutrisi

Asupan nutrisi yang seimbang memang dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak. Akan tetapi, ternyata hal itu tidak cukup.

Obat kencinng manis | Pernahkah anda memperhatikan tingkah laku si kecil? Apakah ia suka rewel? Cengeng? Sulit diatur? Padahal anda merasa asupan makanannya sudah cukup bernutrisi. Nah, bisa jadi anda harus memperhatikan pola tidur si kecil. Jangan-jangan jam tidurnya atau kualitas tidurnya kurang.

Kurang tidur akan membawa dampak yang negatif bagi siapa saja, terutama bagi anak-anak. Beberapa di antaranya adalah:

- Anak jadi suka mengantuk, ini terlihat pada anak usia sekolah, di kelas biasanya mereka terlihat lemas
- Tidak bersemangat dan bergairah melakukan apapun
- Mudah emosi
- Kemampuan berpikir rendah
- Perilaku sosialnya tidak terkendali
- Bahkan dapat membuat anak merasa tertekan atau depresi
- Menurunnya kekebalan tubuh

Lalu, bagaimana mengatasi kekurangan tidur pada anak? Pertama, tentunya orangtua harus memperhatikan jumlah jam tidur. Berikut adalah waktu tidur yang dibutuhkan anak, berdasarkan umurnya:

- Usia 0 - 2 bulan, butuh 10,5 - 18 jam per hari
- Usia 2 - 12 bulan, 14 - 15 jam per hari
- Usia 1 - 3 tahun, 12 - 14 jam (tidur siang 1,5 - 3,5 jam) per hari
- Usia 3 - 5 tahun, 11 - 13 jam per hari
- Usia 5 - 12 tahun, 10 - 11 jam per hari

Untuk memenuhi jumlah jam tidur yang diperlukan, orangtua perlu mengatur rentang waktu jam tidur malam dan siang. Misalnya, tidur malam selama 8 - 9 jam dan tidur siang selama 2 - 3 jam.

Selain jumlah jam tidur, perlu diperhatikan juga kualitas tidur si kecil. Jauhkan dari berbagai gangguan, misalnya suara-suara berisik, cahaya yang terlalu terang, serta suhu ruang yang terlalu panas atau dingin. Kenakan pakaian tidur yang nyaman dan menyerap keringat.

Jika diperlukan, dongeng dapat dimanfaatkan sebagai pengantar tidur berkualitas, lho.

Sumber: Tabloid Nova