Kiat Mengenalkan dan Melatih Si Kecil Menyukai Beragam Makanan

Oleh Nutrisi Untuk Bangsa 22 Aug 2020

Ada yang bilang lidah Si Kecil terdidik sejak dia minum ASI dari Bunda. Apa yang Bunda makan saat menyusui, jenis makanan inilah yang direkam oleh otaknya sehingga Si Kecil familiar dengan rasa makanan tertentu. Di Masa kanak-kanak, otak yang sedang berkembang cenderung memilih makanan yang dia kenal.

Banyak orang tua mengaku sulit mengenalkan rasa makanan baru ke anak. Saran para ahli: Cobalah tawarkan makanan baru ini setidaknya 10 kali. Umumnya anak akan mau mencobanya setelah ditawarkan berulangkali.

Indera pengecap manusia membedakan lima kategori rasa, yaitu manis, asam, pahit, asin, dan umami (gurih). Ahli saraf mengatakan rasa yang berbeda memengaruhi berbagai bagian otak. Dengan kata lain bagian “rasa” memainkan peran yang kurang penting daripada penglihatan atau sentuhan. Itu menjadikannya lebih sulit untuk mengajarkan bagian otak yang begitu kecil untuk secara inheren menyukai makanan sehat yang kurang gula, kafein, dan garam yang disukai sebagian besar otak.

Cara membuat otak kita belajar menyukai makanan yang lebih sehat adalah dengan meningkatkan rasa makanan sehat memberikan kenikmatan indera lainnya. Caranya: Menambahkan sesuatu agar makanan berbau lebih harum dan menggoda selera secara teori akan ikut merangsang pusat penglihatan. Sementara dengan pengulangan, otak akan terbiasa dengan hal semacam ini, Makanya jangan bosan untuk menawarkan makanan yang sama berulangkali.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Chemical Senses, menunjukkan bahwa paparan berulang pada makanan pahit dapat mengubah protein dalam air liur. Cara ini pada dasarnya menenangkan ketidaksukaan awal untuk rasa pahit dan lainnya. Jika bisa meyakinkan Si Kecil untuk mencoba brokoli, dan sayuran hijau, dengan pengenalan berulang maka anak bisa lebih mudah menerimanya.

Jadi kapan waktu terbaik untuk mulai mengenalkan Si Kecil pada variasi makanan? Tentu saja saat mereka mulai dikenalkan dengan Makanan Pendamping ASI alias makanan padat di usia 6 bulan. Periode pengenalan makanan padat adalah kesempatan sempurna untuk mempengaruhi kebiasaan makan seumur hidup Si Kecil.

Berikut adalah beberapa rekomendasi bagi Bunda yang ingin melatih Si Kecil untuk menikmati berbagai makanan dan makan dalam jumlah yang tepat sesuai usia:

1. Manfaatkan periode pengenalan makanan padat sebagai jendela kesempatan untuk melatih Si Kecil dengan mencoba sebanyak mungkin rasa.

2. Kenalkan Si Kecil pada makanan keluarga. Adaptasi tekstur dan bumbu ternyata perlu lho Bunda. Misalnya, jika keluarga makan ayam panggang, nasi dan kacang hijau untuk makan malam, semua makanan ini bisa dihaluskan atau dicincang halus untuk Si Kecil.

3. Belajar menyukai makanan tertentu adalah suatu proses dan Bunda harus sabar menyajikannya kepada Si Kecil secara berulang. Agar rasa sayur lebih enak, tambahkan bumbu dan sedikit lemak.

4. Beri makan sesuai kehendak Si Kecil. Jangan memaksanya makan ketika ia menunjukkan sudah cukup kenyang. Pola ini mengajarkan kemampuannya untuk mengatur asupan energi secara mandiri.

Memperkenalkan si kecil pada makanan padat bisa menjadi waktu yang menyenangkan, tetapi juga bisa menjadi salah satu tekanan bagi banyak orangtua. Pada minggu-minggu dan bulan-bulan awal ini, selera dan rasa yang dimiliki Si Kecil akan memainkan peran besar dalam membentuk kebiasaan makan seumur hidupnya.

Terdengar seperti tugas menakutkan ya Bun? Sebenarnya tidak seburuk itu kok. Justru ini adalah kesempatan yang baik untuk melatih Si Kecil menikmati berbagai makanan sehat dan sebagai proses dalam menyukai makanan.

Referensi

https://www.healthline.com/health-news/how-you-can-reprogram-your-taste-buds-to-love-healthy-foods

https://feedingbytes.com/2013/10/how-to-train-your-babys-taste-buds-to-create-long-term-healthy-eating-habits/