Manfaat dan Sumber Vitamin B untuk Si Kecil

Oleh Nutrisi Untuk Bangsa 11 Jun 2019

Sahabat NUB,

Bunda pasti tahu, Si Kecil butuh gizi seimbang untuk menunjang tumbuh kembang yang optimal. Selain memenuhi asupan karbohidrat, protein dan lemak, asupan nutrisi penting seperti vitamin dan mineral juga harus dipenuhi dalam menu makanan harian. Vitamin dan mineral bisa didapatkan dengan mengonsumsi berbagai jenis makanan yang berbeda.

Beragam makanan mengandung berbagai zat gizi yang dibutuhkan Si Kecil - tidak hanya satu jenis vitamin atau mineral saja - melainkan bisa mengandung berbagai jenis vitamin dan mineral. Sayuran dan buah-buahan misalnya, merupakan sumber terbaik untuk vitamin, mineral, dan serat. Sedangkan susu dan produk susu ( keju dan yogurt), mengandung berbagai jenis zat gizi seperti kalsium, fosfor, vitamin D, dan protein sekaligus.

Dalam sumber protein hewani maupun nabati seperti, ikan, daging sapi, daging ayam, telur, tahu, tempe, selain mengandung protein juga terdapat komponen zat besi, seng, dan berbagai mineral serta vitamin lainnya.

Ada sejumlah vitamin dan mineral yang sangat dibutuhkan anak-anak, antara lain vitamin A, vitamin B kompleks, kalsium dan zat besi. Manfaat vitamin A, kalsium dan zat besi berikut sumbernya telah banyak dibahas. Nah, kali ini kita akan bahas tentang vitamin B, terkait manfaat dan sumbernya Bunda.

Vitamin B terdiri dari beberapa jenis, yaitu: tiamin (vitamin B1), riboflavin (vitamin B2), niasin (vitamin B3), asam pantotenat (vitamin B5), piridoksin (vitamin B6), biotin (vitamin B7), asam folat (vitamin B9), dan kobalamin (vitamin B12). Kelompok vitamin B ini lazim disebut vitamin B kompleks, yang berfungsi membantu mengolah makanan menjadi energi tubuh dan menyimpannya.

Manfaat lainnya adalah menjaga kesehatan sistem saraf, mata, dan kulit juga membantu pembentukan hemoglobin (zat dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh); penting untuk metabolisme lemak. Vitamin B kompleks juga penting dalam pembentukan sel darah merah.

Lantas, dari sumber makanan apa saja Bunda bisa mendapatkan sumber vitamin B? Banyak makanan mengandung vitamin B, sehingga mudah memenuhi asupan yang dibutuhkan Si Kecil. Cara terbaik untuk mendapatkan vitamin B adalah dari berbagai sumber makanan, antara lain susu, keju, telur, hati dan ginjal, daging (ayam dan daging merah), ikan (tuna, mackerel, dan salmon), kerang (tiram dan kerang), sayuran (bayam, kangkung, bit, alpukat, dan kentang), biji-bijian dan sereal, kacang (kacang merah, kacang hitam, dan buncis), biji-bijian (gandum), buah-buahan (jeruk, pisang, dan semangka), produk kedelai (susu kedelai dan tempe), juga ragi.

Mungkin Bunda bertanya apakah dengan mengonsumsi beragam jenis makanan maka tidak mengalami kelebihan vitamin B kompleks?

Hal ini kecil kemungkinan terjadi karena vitamin B kompleks larut dalam air. Itu berarti vitamin ini tidak disimpan dalam tubuh tetapi dikeluarkan dalam urin setiap hari.

Meskipun demikian, bisa saja terjadi overdosis vitamin B kompleks jika mengonsumsi suplemen tanpa menerima diagnosis defisiensi dari dokter. Gejala overdosis vitamin B kompleks antara lain haus berlebihan, pandangankabur, kram perut, mual, muntah, frekuensi buang air kecil meningkat, diare dan kulit berwarna kemerahan. Segera cari pertolongan medis jika mengalami gejala overdosis vitamin B kompleks.

Bagaimana jika Bunda merasa sumber vitamin B dari makanan mungkin tidak cukup, apakah perlu memberinya multivitamin? Sebelum melakukan hal ini, konsultasikan dulu dengan dokter ya Bun. Tujuannya agar Bunda mendapatkan informasi yang tepat mengenai jenis serta jumlah asupan mineral dan vitamin, sesuai usia dan kondisi kesehatan Si Kecil.

Referensi

https://www.webmd.com/parenting/guide/vitamins-for-kids-do-healthy-kids-need-vitamins#1

https://kidshealth.org/en/kids/vitamin.html

https://www.healthline.com/health/food-nutrition/vitamin-b-complex#symptoms-of-overdose