Tanya Ahli

Kirimkan pertanyaan Anda seputar gizi ibu dan anak, yang akan dijawab oleh Tanya Ahli SGM.

Nutrisi penting untuk MPASI si Kecil

Oleh Nutrisi Untuk Bangsa 07 Aug 2018

Sahabat nutrisi,

Si kecil yang mulai diperkenalkan dengan makanan pendamping, sejak usia 6 bulan, membutuhkan menu makanan yang beraneka ragam, namun tetap bernutrisi seimbang untuk menunjang tumbuh kembangnya secara optimal.

Pemberian makanan pendamping ASI harus tepat. Apabila diberikan dengan jumlah, komposisi dan waktu yang tidak tepat dapat menyebabkan si Kecil mengalami malnutrisi yang berakibat pada gangguan pertumbuhan dan perkembangannya.

Pada umumnya, setelah usia 6 bulan, kebutuhan nutrisi si Kecil baik makronutrien maupun mikronutrien meningkat. Selain itu, keterampilan makan atau oromotor skills terus berkembang dan si Kecil mulai memperlihatkan minat akan makanan lain selain ASI.

Mengutip dari Bebeclub, berikut beberapa komponen gizi seimbang untuk si Kecil, yang harus ada dalam MPASInya:

  • Karbohidrat, atau makanan pokok sumber penghasil energi (kalori) misalnya beras, singkong, kentang, ubi.

  • Protein, baik hewani maupun nabati, yang berfungsi sebagai zat pembangun, pembentuk sel tubuh dan sumber zat besi. Seperti daging, ayam, ikan, telur, tahu, tempe, kacang-kacangan dan sebagainya.

  • Sumber vitamin, serat, dan enzim yang didapatkan dari aneka ragam sayuran dan buah. Tomat, jeruk, mangga, pepaya dan wortel sangat kaya vitamin C. Pada saat yang sama pemberian sayuran segar seperti bayam, sawi, brokoli sangat baik mendukung asupan zat besi dan vitamin A.

  • Lemak, misalnya minyak zaitun, minyak kelapa, margarin, atau santan. Lemak dapat menambah nilai kalori makanan, membantu penyerapan vitamin A, D, E, dan K, menambah gurih, dan membantu melancarkan pencernaan.

Selain komponen gizi diatas ada beberapa nutrisi yang wajib dipenuhi dalam makanan pendamping si kecil, yaitu:

  • Zat besi yang sangat penting, bukan hanya untuk memproduksi hemoglobin, tetapi juga membantu perkembangan otak, termasuk keterampilan motorik dan memori. Bayi yang berusia 7 sampai 11 bulan membutuhkan 7 miligram zat besi setiap harinya, sementara usia 1 sampai 3 tahun membutuhkan 9 miligram. Berikan si kecil makanan yang mengandung zat besi seperti, daging, ayam, ikan, telur, alpukat, brokoli, dan bayam, sesuai dengan angka kecukupan gizi yang dikeluarkan oleh Kemenkes tahun 2013.

  • Zinc, yang merupakan salah satu bahan untuk memproduksi sel darah putih yang berguna untuk melawan infeksi, dan memastikan sel-sel tubuh tumbuh dan memperbaiki diri dengan baik. Sama seperti zat besi, zinc juga terdapat dalam daging serta unggas seperti ayam.

  • Kalsium dan vitamin D. Kalsium berguna untuk perkembangan tulang dan gigi yang kuat. Sedangkan Vitamin D menjaga kekebalan tubuh. Selain ASI, berikan yoghurt, kuning telur, dan ikan kepada si kecil untuk memenuhi kebutuhan kalsiumnya.

  • Omega 3, yang berperan besar dalam perkembangan otak dan mata si kecil. Omega 3 banyak terkandung di air susu ibu, namun alpukat dan ikan salmon juga merupakan sumber omega 3 yang dapat diberikan pada si kecil.

  • Vitamin A, B, C dan E sangat dibutuhkan tubuh si kecil, untuk perkembangan otak dan saraf, serta meningkatkan kekebalan tubuh dan antioksidan. Berikan wortel dan sayuran atau buah-buahan berwarna cerah untuk memenuhi kebutuhan vitamin A si kecil. Sementara sayuran hijau, pisang serta kacang-kacangan untuk vitamin B. Aneka buah, seperti jeruk, stroberi, serta tomat untuk memenuhi vitamin C. Sedangkan sereal, tauge dan biji-bijian adalah sumber vitamin E yang baik.



https://bebeclub.co.id/article/moms-pedia/nutrisi-yang-harus-diperhatikan-saat-pemberian-mpasi-si-kecil/