Tips Memilih Sepatu yang Pas untuk Si Kecil

Oleh Nutrisi Untuk Bangsa 23 Apr 2019

Sahabat NUB,

Para ibu umumnya gemas mendandani Si Kecil. Tidak hanya baju, namun juga sepatu. Kapan sebenarnya Si Kecil perlu sepatu?

Sebenarnya, jika Si Kecil belum bisa berjalan, dia tak butuh sepatu lho Bun. Namun untuk Si Kecil yang baru belajar jalan, sepatu dapat membantu mencegah cedera yang tidak disengaja.

Sepatu dengan dukungan pergelangan kaki yang lebih tinggi tidak selalu menawarkan dukungan yang lebih baik daripada sepatu dengan pergelangan kaki yang rendah. Namun, sepatu dengan pergelangan kaki yang lebih tinggi mungkin membantu pada tahap ini karena akan lebih sulit untuk dilepas oleh Si Kecil.

Sejumlah orang berpikir bahwa sepatu diperlukan untuk mendukung otot kaki dan kaki Si Kecil yang sedang berkembang, demikian juga struktur tulang untuk membantu mencegah masalah di masa depan terkait kemampuan berjalannya. Namun kaki Si Keci akan berkembang secara alami dan hampir tidak pernah membutuhkan alas kaki khusus.

Yang perlu Bunda ingat adalah, kaki Si Kecil akan berubah dengan cepat saat ia tumbuh. Sebelum usia 18 bulan, kakinya mungkin akan tumbuh lebih dari setengah ukuran sepatu setiap 2 bulan. Kaki balita tumbuh rata-rata setengah ukuran setiap 3 bulan. Setelah Si Kecil berusia 3 tahun, kakinya akan tumbuh sekitar 1 ukuran setiap tahun.

Lantas, bagaimana cara memilih sepatu yang pas untuk Si Kecil? Sepatu Si Kecil harus memenuhi sejumlah syarat, yaitu meindungi kakinya, bisa memberikan cengkeraman di permukaan halus, dan pastikan sepatu memberikan kenyamanan di berbagai jenis permukaan (misalnya trotoar, kerikil, dan pasir).

Saat memilih sepatu untuk Si Kecil, pastikan alas kaki itu pas di tumit saat dia berhenti melangkah atau berjalan. Berikan ruang untuk jari-jari kaki - sekitar 1,25 cm (lebar ibu jari) antara jari kaki terpanjang dan ujung sepatu saat anak berdiri. Pastikan sepatu memiliki jarak 5 mm antara ujung sepatu dan semua jari kaki.

Yang tak boleh dilupakan adalah pastikan Si Kecil mencoba sepatu sebelum Bunda membelinya untuk mengetahui apakah dia merasa nyaman atau tidak dengan sepatu barunya.

Saat membeli sepatu, perhatikan solnya. Sama seperti sepatu dewasa, sepatu balita dengan sol yang terlalu lunak dapat menyebabkan terpeleset dan jatuh. Jadi pilih sepatu yang bersol agak keras untuk meminimalkan kecelakaan. Biasanya, sol kulit atau karet akan membantu memberikan daya cengkeram yang dibutuhkan anak.

Mana yang sebaiknya dipilih, sepatu berujung terbuka atau tertutup? Sepatu berujung terbuka tidak menawarkan banyak perlindungan kaki untuk anak yang baru belajar berjalan. Jadi sepatu berujung tertutup umumnya lebih baik.

Kapan anak membutuhkan sepasang sepatu baru? Si Kecil umumnya membutuhkan sepasang sepatu baru dan ukuran baru setiap dua hingga empat bulan, kata para ahli. Belikan sepatu sepatu bermain seperti sepatu sneaker dan mungkin sepatu untuk acara-acara khusus, terutama bagi anak perempuan.

Mencoba menjadi keharusan sebelum membeli sepatu Si Kecil karena sepatu anak-anak berbeda, dari sisi merek, atau modelnya. Jadi pengalaman “mencoba” itu penting.

Jangan lupa bawa selalu sepasang kaus kaki saat berbelanja sepatu untuk Si Kecil. Pemakaian sepatu dengan kaus kaki berguna untuk mencegah gesekan.

Akhirnya, ikuti satu tes sederhana terakhir ketika membeli sepatu: Minta Si Kecil untuk berjalan-jalan di sekitar toko sembari memakai sepatu itu. Jangan terlalu risau dengan model sepatu. Sebaliknya, pikirkan apakah sepatu itu terlihat nyaman dan cocok saat dipakai Si Kecil.

Nah, semoga berguna ya Bunda.

Referensi

https://www.caringforkids.cps.ca/handouts/footwear_for_children

https://www.webmd.com/parenting/features/buying-shoes-for-toddlers#1

https://kidshealth.org/en/parents/baby-shoes.html